Minggu
28 Juni 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tabroni Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu di Jember, Libatkan Investor agar Tak Bebani APBD

pdip jatim 251121 tabroni

Tabroni dorong pengelolaan sampah terpadu di Jember dengan melibatkan investor agar tak membebani APBD.

JEMBER — Anggota Komisi A DPRD Jember, Tabroni, mendorong perubahan pendekatan dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Jember dari sekadar membuang menjadi mengelola secara terpadu dan berkelanjutan.

Salah satu langkah yang didorong adalah membuka kerja sama dengan investor agar sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi tanpa sepenuhnya membebani APBD.

“Harus ada pengelolaan terpadu, tidak hanya dibuang. Kita perlu solusi jangka panjang agar sampah bisa diolah dan tidak terus menumpuk,” tegas Tabroni, Rabu (6/5/2026).

Menurut Tabroni, persoalan sampah di Jember kini tidak lagi sederhana. Masalahnya tidak hanya soal tumpukan sampah yang semakin tinggi, tetapi juga menyangkut perilaku masyarakat hingga keterbatasan sistem pengelolaan.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi salah satu akar persoalan. “Masih banyak yang membuang sampah sembarangan tanpa pemilahan antara organik dan anorganik,” ujarnya.

Kondisi tersebut dinilai memperberat proses pengelolaan di hilir karena seluruh jenis sampah bercampur sebelum masuk ke tempat penampungan.

Di sisi lain, Tabroni menyoroti keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah di Jember.
Jumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang terbatas serta armada pengangkut yang belum memadai membuat distribusi sampah tidak berjalan optimal.

Dengan wilayah Jember yang luas, kemampuan pengangkutan disebut belum mampu mengimbangi volume sampah harian yang terus meningkat.

Akibatnya, tidak semua sampah di TPS bisa segera terangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

Kondisi TPA juga disebut semakin memprihatinkan. Timbunan sampah disebut telah mencapai puluhan meter dan masih menggunakan sistem open dumping.

Metode tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap lingkungan karena berpotensi memicu pencemaran serta gangguan kesehatan masyarakat sekitar.

“Kalau terus dibiarkan, ini bisa menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan warga,” kata Tabroni.

Karena itu, ia menilai pengelolaan sampah ke depan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola lama.
Menurutnya, pemerintah perlu mulai memikirkan sistem pengolahan modern yang mampu mengubah sampah menjadi energi atau produk bernilai ekonomi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Tabroni membuka peluang kerja sama dengan investor agar pengelolaan sampah tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan anggaran daerah.

“Kalau ada investor yang masuk dan sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, tentu itu akan sangat membantu,” ujarnya.

Meski begitu, Tabroni menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak cukup hanya lewat teknologi atau investasi.

Kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama agar sistem pengelolaan yang dibangun bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di tengah meningkatnya volume sampah setiap hari, ia berharap ada perubahan pola pikir bersama bahwa sampah bukan lagi sekadar limbah yang dibuang, melainkan persoalan bersama yang harus dikelola secara serius. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Penutupan Bulan Bung Karno Jadi Momentum Pengembangan Wisata Blumbang Gede

Pemkab Blitar menyiapkan pengembangan Blumbang Gede di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, sebagai destinasi wisata ...
KABAR CABANG

Pagi-pagi, Ibu-ibu Warga Sekitar Kantor DPC Sidoarjo Bakar Kalori dan Memperkuat Persendian

SIDOARJO – Puluhan ibu mengikuti senam bersama di pelataran kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Minggu ...
KABAR CABANG

Festival Mural, Dinding Kantor DPC Lamongan Jadi Media Lukis Seniman Gerbangkertosusila

LAMONGAN – Dinding-dinding Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Lamongan tak lagi putih bersih, pada Minggu ...
KABAR CABANG

Ratusan Mamuda Ikuti Senam Sicita di Kantor Sekretariat DPC Magetan

MAGETAN – Ratusan mama-mama muda (mamuda) mengikuti kegiatan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) di pelataran ...
RUANG MERAH

Kicau Mania: Ketika Kicauan Burung Menjadi Simbol Maskulinitas Mas-Mas Jawa

Oleh Yusril Ihza Fauzul Adhim* BELAKANGAN ini lagu Kicau Mania, yang dibawakan Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86, ...
KOLOM

Bulan Bung Karno: Jangan Biarkan Menjadi Sekadar Seremoni

Oleh Nasrullah SETIAP bulan Juni, keluarga besar PDI Perjuangan memperingati Bulan Bung Karno. Rangkaian kegiatan ...