Kamis
20 Agustus 2026 | 11 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Stafsus Jokowi, Angkie Yudistia Semangati Para Difabel Banyuwangi

pdip-jatim-angkie-pendopo-banyuwangi1

BANYUWANGI – Ajang penganugerahan bagi para penggiat pendidikan di Banyuwangi berlangsung spesial. Ajang bertajuk Banyuwangi Education Award itu, dihadiri Angkie Yudistia Staf Khusus Presiden Joko Widodo, dan ratusan pelajar penyandang disabilitas, Minggu (15/12/2019).

Di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, mereka sharing bareng. Angkie yang juga penyandang disabilitas tersebut, berbagi tentang pentingnya pendidikan inklusi.

Menurutnya, keterbatasan yang disandang anak berkebutuhan khusus bukanlah penghalang. Jika diberikan kesempatan, mereka juga mampu mengembangkan wawasan dan karir profesionalnya.

“Presiden Jokowi telah memberi ruang besar. Saya sebagai disabilitas kini bisa duduk di sebelah mendampingi Presiden. Saatnya kita semua berkarya karena ruang telah terbuka lebar,” kata Angkie.

Sebagai salah satu staf khusus, dia menyampaikan kepada presiden untuk melakukan inovasi dengan mendirikan unit layanan disabilitas. Dengan unit layanan disabilitas tersebut, lanjut Angkie, akan memberikan layanan nyata yang terintegrasi.

“Ke depan, disabilitas tidak hanya menjadi domain Kementerian Sosial. Tapi, juga menjadi tanggung jawab semua kementerian. Tak terkecuali Kementerian Pendidikan untuk terus mewujudkan sekolah inklusi,” papar founder Thisability Enterprise itu.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang hadir dalam acara tersebut menegaskan komitmen Pemkab Banyuwangi untuk mewujudkan Kabupaten Inklusi. Salah satunya dengan terus meningkatkan jumlah sekolah inklusi yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Di Banyuwangi, para pelajar yang berkebutuhan khusus, tidak harus sekolah di SLB. Namun, saat ini kita terus mewujudkan sekolah inklusi yang bisa menerima anak-anak tersebut,” ungkap Anas.

Sejak 2014, Pemkab Banyuwangi telah meluncurkan program “Agage Pintar” untuk mendorong sekolah inklusi. Saat ini, tak kurang dari 217 sekolah di Banyuwangi yang berstatus inklusi.

“Kami juga sedang mempersiapkan anggaran untuk pendidikan keterampilan bagi para penyandang disabilitas. Sehingga mereka memiliki keterampilan untuk bisa diterima di dunia kerja,” imbuhnya.

Tak sampai di situ saja, Banyuwangi juga sedang merancang destinasi wisata yang ramah bagi disabilitas.

“Kita sedang menyiapkan tempat khusus, sekaligus juga memastikan ke sejumlah tempat wisata di Banyuwangi untuk dilengkapi pula dengan beragam fasilitas yang cukup memudahkan bagi mereka,” papar Anas.

Komitmen Pemda Banyuwangi dalam memberikan perhatian terhadap disabilitas diamini Ketua Yayasan Kesejahteraan dan Pendidikan Tuna Indera Indonesia (YKPTI) Banyuwangi Dani Azwar Anas.

“Selama ini perhatian pemerintah cukup tinggi. Berbagai event juga diselenggarakan untuk memberi ruang bagi para disabilitas. Kami akui PR kami masih banyak, namun akan terus kami upaya tingkatkan seperti layanan unit disabilitas seperti yang diwacanakan Mbak Angkie tadi,” kata Dani.

Sementara itu, Banyuwangi Education Award sendiri memberikan penghargaan kepada sejumlah pegiat pendidikan dalam berbagai kategori. Mulai dari lembaga pendidikan berdedikasi, sahabat diknas, pendidik berprestasi, hingga penggiat pendidikan yang memiliki dedikasi sosial yang tinggi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...