Senin
29 Juni 2026 | 7 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosok Seperti Risma Masih Dibutuhkan Warga Surabaya

pdip-jatim-survei-tentang-risma

SURABAYA – Sebuah pusat riset Pilkada menggelar survei menjelang Pilwali Surabaya 2020. Hasilnya, warga Surabaya mendambakan pemimpin yang jujur.

Hasil tersebut terbilang menarik karena ketokohan dan parpol sudah tak lagi menjadi tolak ukur. Warga lebih menyoroti soal kriteria sang penerus Wali Kota Tri Rismaharini.

“Sekarang ketokohan, dari parpol mana tidak menjadi tolak ukur tertinggi. Kriteria jujur menjadi poin tertinggi yang diinginkan masyarakat Surabaya kepada pemimpin selanjutnya,” kata Machmud Suhermono, Kepala Pusat Riset Pilkada JTV di Surabaya, Jumat (14/2/2020).

Machmud menjelaskan, keinginan masyarakat terhadap pemimpin yang jujur, bukan berarti pemimpin sebelumnya tidak jujur. Tetapi, masyarakat ingin pemimpin selanjutnya mempertahankan apa yang sudah dilakukan saat ini.

“Selain jujur, masyarakat juga ingin pemimpin punya kapabilitas yang mumpuni. Pemimpin mampu mengatasi masalah ekonomi juga menjadi idaman warga Surabaya,” jelasnya.

Terkait gender dan agama, lanjut Machmud, masyarakat tidak terlalu memusingkan hal tersebut. Terbukti dari hasil survei, dua hal itu masuk ke dalam kategori tidak penting.

Sementara, Tenaga Ahli Tim Survei Pilkada ITS, Agnes Tuti Rumiati menyebut masyarakat Surabaya menginginkan sosok pemimpin seperti Wali Kota Risma.

“Dalam kriteria tambahan, masyarakat ingin pemimpin merakyat, suka blusukan, tegas, memahami kondisi lapangan. Lalu juga menepati janji saat kampanye, to the point-nya ingin seperti Bu Risma,” kata Tuti.

Terkait ketokohan dan parpol, Tuti memaparkan bahwa masyarakat Surabaya sudah tidak terlalu mementingkan hal tersebut. Bila ketokohan, masyarakat masih menilai fifty-fifty. Sedangkan parpol, bagi masyarakat tidak penting.

“Penampilan mau cantik atau ganteng, terus gender baik laki atau perempuan juga tidak menjadi pertimbangan penting untuk masyarakat,” lanjutnya.

Survei yang dilakukan JTV dan ITS dilakukan pada 6-12 Februari 2020. Riset tersebut menggunakan cluster random sampling dengan melibatkan 450 responden 17 tahun ke atas.

Sampel diambil di seluruh wilayah Surabaya dengan sampel tiap wilayah proporsional terhadap jumlah penduduk. Rentang margin of error sebesar 5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (detik)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Kenalkan Nilai Bung Karno Lewat Lomba Mewarnai Anak

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar lomba mewarnai bertema Warna-Warni Api Semangat Bung Karno sebagai upaya ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Kediri Rayakan Bulan Bung Karno dengan Aksi Sosial dan Gotong Royong Bersama Rakyat

DPC PDI Perjuangan Kota Kediri memperingati Bulan Bung Karno melalui beragam kegiatan sosial, budaya, olahraga, dan ...
KRONIK

Berbekal Marhaenisme, Ibu Rumah Tangga Novita Hardini Konsisten di Jalan Politik

MAGETAN – Pemikiran Bung Karno menjadi pemantik sekaligus panduan bagi Novita Hardini menapak jalan politik. Dari ...
KABAR CABANG

REDTalks PAC Prajuritkulon Tuai Apresiasi, Dinilai Jadi Model Dialog Politik untuk Generasi Muda

MOJOKERTO – Pelaksanaan REDTalks menyambut Bulan Bung Karno yang digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajuritkulon ...
KRONIK

Rumah Aspirasi STD Tutup Bulan Bung Karno dengan Aksi Nyata untuk Rakyat Bondowoso

Rumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita Bondowoso menutup rangkaian Bulan Bung Karno 2026 dengan menyalurkan ratusan ...
HEADLINE

Rocky Gerung: Marhaen Adalah Kita, PDIP Magetan Hidupkan Kembali Marhaenisme untuk Gen Z

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan memilih membumikan pemikiran Bung Karno melalui ruang dialektika. ...