Kamis
29 Oktober 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Tulungagung, Sri Rahayu Ajak Masyarakat Cerdas Analisa Informasi

pdip jatim 230428 4 pilar SR

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi V DPR RI Sri Rahayu menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gedung Serba Guna Kelurahan Jepun Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, Rabu (26/4/2023).

Sosialisasi tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika itu, dihadiri kurang lebih 200 perwakilan masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Dalam kesempatan itu, Sri Rahayu mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung agar berhati-hati dalam mengakses informasi atau berita-berita yang belum jelas kebenarannya.

Dirinya menyarankan agar masyarakat selalu menganalisa informasi masuk dan tidak menyebar informasi begitu saja sebelum dipahami akar masalah dan sumber informasinya.

Khususnya tentang informasi yang berkaitan dengan ancaman terhadap keutuhan NKRI atau informasi yang dapat memicu konflik horisontal antar masyarakat.

“Masyarakat harus bisa menganalisa apa yang sebenarnya terjadi, maunya apa dan arahnya kemana. Jika sudah benar harus segera disampaikan kepada masyarakat luas,” kata Sri Rahayu.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini menambahkan, sikap hati-hati dalam mengakses informasi merupakan salah satu upaya mempertahankan NKRI.

Sebab, keutuhan NKRI selalu dirongrong oleh pihak tertentu yang tidak suka jika Republik Indonesia bisa berdiri kokoh dan berdaulat.

Selain itu, keutuhan NKRI juga terus diancam dengan banyaknya paham-paham yang dimasukkan ke Indonesia dengan tujuan untuk mengacau keamanan wilayah.

Menurut Yayuk, sapaan akrab Sri Rahayu, jika Republik Indonesia aman maka pembangunan akan berjalan dengan dahsyat. Tetapi kalau tidak aman, maka Indonesia akan menyelesaikan keamanan dulu. Sehingga APBN akan diposkan kepada keamanan.

Dalam kata lain, anggaran pembanguan yang sudah direncanakan akan masuk kepada sektor keamanan wilayah. Untuk itu masyarakat harus memahami dan memerhatikan hal tersebut.

Ancaman kebangsaan yang lain adalah, dikirimkannya orang-orang tertentu yang berperan untuk mengembuskan isu-isu khilafah, isu-isu yang akan mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain.

“Ancaman kebangsaan ini bertujuan agar Republik Indonesia tidak bisa berdiri tegak, tidak bisa berdaulat dan hancurnya NKRI,” ungkapnya.

Yayuk menegaskan, sebagai masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Tulungagung harus mampu memahami sepenuhnya apa yang terjadi di Republik Indonesia.

Masyarakat juga harus sadar terhadap ancaman NKRI, jangan hanya melihat medsos dan YouTube kemudian tertawa saja.

“Indonesia punya konstitusi yang jelas, punya ideologi Pancasila, punya semboyan Bhineka Tunggal Ika, punya pulau yang banyak, sehingga Indonesia merupakan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...
KRONIK

PDIP Jatim Buka Ruang Kritik Politik Lewat Kompetisi Stand-Up Comedy

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang kritik politik melalui kompetisi stand-up comedy “Berani ...
KRONIK

Widarto Serahkan Kajian Hibah Tanah 2,7 Hektare untuk Kejari Jember pada Pansus

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyerahkan pemeriksaan status tanah dan kelengkapan dokumen rencana ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...