Senin
18 Mei 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Tulungagung, Sri Rahayu Ajak Masyarakat Cerdas Analisa Informasi

pdip jatim 230428 4 pilar SR

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi V DPR RI Sri Rahayu menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gedung Serba Guna Kelurahan Jepun Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, Rabu (26/4/2023).

Sosialisasi tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika itu, dihadiri kurang lebih 200 perwakilan masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Dalam kesempatan itu, Sri Rahayu mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung agar berhati-hati dalam mengakses informasi atau berita-berita yang belum jelas kebenarannya.

Dirinya menyarankan agar masyarakat selalu menganalisa informasi masuk dan tidak menyebar informasi begitu saja sebelum dipahami akar masalah dan sumber informasinya.

Khususnya tentang informasi yang berkaitan dengan ancaman terhadap keutuhan NKRI atau informasi yang dapat memicu konflik horisontal antar masyarakat.

“Masyarakat harus bisa menganalisa apa yang sebenarnya terjadi, maunya apa dan arahnya kemana. Jika sudah benar harus segera disampaikan kepada masyarakat luas,” kata Sri Rahayu.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini menambahkan, sikap hati-hati dalam mengakses informasi merupakan salah satu upaya mempertahankan NKRI.

Sebab, keutuhan NKRI selalu dirongrong oleh pihak tertentu yang tidak suka jika Republik Indonesia bisa berdiri kokoh dan berdaulat.

Selain itu, keutuhan NKRI juga terus diancam dengan banyaknya paham-paham yang dimasukkan ke Indonesia dengan tujuan untuk mengacau keamanan wilayah.

Menurut Yayuk, sapaan akrab Sri Rahayu, jika Republik Indonesia aman maka pembangunan akan berjalan dengan dahsyat. Tetapi kalau tidak aman, maka Indonesia akan menyelesaikan keamanan dulu. Sehingga APBN akan diposkan kepada keamanan.

Dalam kata lain, anggaran pembanguan yang sudah direncanakan akan masuk kepada sektor keamanan wilayah. Untuk itu masyarakat harus memahami dan memerhatikan hal tersebut.

Ancaman kebangsaan yang lain adalah, dikirimkannya orang-orang tertentu yang berperan untuk mengembuskan isu-isu khilafah, isu-isu yang akan mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain.

“Ancaman kebangsaan ini bertujuan agar Republik Indonesia tidak bisa berdiri tegak, tidak bisa berdaulat dan hancurnya NKRI,” ungkapnya.

Yayuk menegaskan, sebagai masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Tulungagung harus mampu memahami sepenuhnya apa yang terjadi di Republik Indonesia.

Masyarakat juga harus sadar terhadap ancaman NKRI, jangan hanya melihat medsos dan YouTube kemudian tertawa saja.

“Indonesia punya konstitusi yang jelas, punya ideologi Pancasila, punya semboyan Bhineka Tunggal Ika, punya pulau yang banyak, sehingga Indonesia merupakan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PDIP Jatim Pastikan Anak Muda Terlibat Langsung dalam Pengambilan Keputusan Partai

PDIP Jatim membuka ruang besar bagi generasi muda agar terlibat langsung dalam pengambilan keputusan partai. ...
KRONIK

Bupati Bangkalan Luncurkan Program Subsidi Nol Persen untuk UMKM

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan meluncurkan program subsidi bunga nol persen bagi pelaku Usaha ...
KABAR CABANG

Ketika Tari Jaka Mada Menjadi Ruh Pelantikan PAC dan KSB Ranting PDIP Lamongan

Tari Jaka Mada memukau pelantikan PAC dan KSB Ranting PDIP Lamongan dengan pesan kepemimpinan, budaya, dan semangat ...
RUANG MERAH

Dolar Memang Tidak Dipakai di Desa, Tetapi Dampaknya Masuk Sampai ke Dapur

Oleh Didik Prasetiyono* PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto di Nganjuk bahwa “rakyat desa nggak pakai dolar” ...
KABAR CABANG

Bamusi Tulungagung Dorong Percepatan Perda Minol untuk Kendalikan Peredaran Alkohol

TULUNGAGUNG – Pengurus Cabang Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Tulungagung mendorong DPRD dan ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC U-17 Makin Matang, Gresik United Academy Dibungkam 5-0

Banteng Jatim FC U-17 tampil impresif usai menang 5-0 atas Gresik United Academy jelang Soekarno Cup 2026. SURABAYA ...