Sabtu
07 November 2026 | 5 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Smart Santri, Upaya Pemkab Banyuwangi Perkuat Spiritualitas ASN dan Masyarakat

pdip-jatim-ipuk-ngaji-kitab-kuning

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga Banyuwangi untuk mengaji kitab kuning yang selama ini menjadi korpus pembelajaran di pesantren. Hal ini sebagai bagian dari upaya penguatan spiritualitas warga Banyuwangi.

“Kami tidak ingin membuat para ASN menjadi santri semua. Tapi, paling tidak, akan mendapatkan siraman rohani sebagaimana para santri. Sehingga akan memperkuat spiritualitas kita, iman kita, yang nantinya akan memperbaiki produktivitas dalam hidup kita semua,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, kemarin.

Smart Santri dibuka Ipuk di di Pondok Pesantren Al-Falah, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Rabu malam. Kegiatan Smart Santri sendiri merupakan rangkaian pengajian kitab kuning yang digelar secara hybrid. ASN dan warga Banyuwangi yang menyimaknya secara daring melalui aplikasi zoom dan channel youtube. 

Sedangkan sejumlah pejabat ikut mengaji secara langsung di lokasi kegiatan. Hal ini tidak saja bertujuan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes), tapi juga untuk melakukan efisiensi waktu.

“Kami berikhtiar agar acara ini menjadi sarana untuk belajar secara efisien dan smart. Dengan cara ini kita akan belajar kitab-kitab yang diajarkan di pesantren,” terang Ipuk.

Acara smart santri sendiri akan digelar secara reguler. Digelar dua kali dalam sebulan di tiap Rabu malam. Berpindah dari satu pesantren ke pesantren yang lain dan melibatkan kiai-kiai di Banyuwangi yang akan mengisinya. 

“Semoga kita diberikan keistiqomahan untuk mengikuti acara ini. Sehingga diberikan ilmu yang bermanfaat serta bertambahnya keimanan,” harap Ipuk.

Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH. Zainullah Marwan yang mengawali gelaran Smart Santri ini mengapresiasi kegiatan tersebut. 

Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab seorang pemimpin terhadap bawahannya. Tidak sekadar dalam konteks profesional pekerjaan, tapi juga memperkuat kerohanian para bawahannya.

“Pada hakikatnya semua makhluk, termasuk kita manusia ini, diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Namun, bukan berarti kita tidak boleh bekerja. Kita harus bekerja. Tapi, harus meniati segala pekerjaan kita sebagai bagian ibadah kepada Allah. Di sinilah, bentuk tanggung jawab seorang pemimpin. Bagaimana dengan ngaji ini, akan memberikan pemahaman bahwa pekerjaan kita adalah ibadah kepada Allah,” jelas pengasuh Pesantren Al-Falah, Buluagung itu.

Pada kesempatan gelaran Smart Santri yang pertama ini, kitab yang dikaji adalah Kitab Hikam karya Syekh Ibnu Athoilah al-Askandari. 

Kitab yang ditulis oleh ulama sufi ini, banyak dibaca oleh kalangan pesantren di Nusantara dan tak sedikit yang menjadikannya sebagai pegangan dalam menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat. Isinya berupa nasihat-nasihat hikmah yang luhur.

“Hikam ini adalah bentuk jama’ (plural) dari hikmah yang artinya kebijakan. Semoga kita semua yang mengaji ini, diberikan kebijaksanaan oleh Allah SWT. Karena sesungguhnya, kebijaksanaan itu, semata-mata hanya diberikan oleh Allah  kepada orang-orang yang hanya Ia kehendaki,” terang Kiai Ali Hasan Syadili dari Pesantren Mambaul Ulum, Sumberberas, Muncar yang menjadi narasumber dalam kajian Smart Santri edisi perdana tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Targetkan Subec Jadi Destinasi Unggulan Wisata Kreatif Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap Surabaya Urban Creative Hub (Subec) di kawasan eks Hi-Tech Mall ...
SEMENTARA ITU...

Pulung Agustanto Bagikan Sembako dan Uang Saku, Ajak Warga Sarapan Bersama

KEDIRI – Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, membagikan paket sembako dan uang saku kepada masyarakat ...
KRONIK

Soekarno Run Bidik Dampak Ekonomi, 4.200 Pelari Lintasi Situs Sejarah Bung Karno

Soekarno Run Blitar 2026 diikuti 4.200 pelari. Event ini membidik dampak ekonomi melalui UMKM, kuliner, penginapan, ...
HEADLINE

Jelang Soekarno Run Blitar, Tiga DPC PDIP Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno

BLITAR – Menjelang pelaksanaan Soekarno Run yang diikuti 4.200 peserta, tiga DPC PDI Perjuangan menggelar doa ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen POPDA, Target Pertahankan Peringkat Ketiga

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melepas 98 atlet muda Kabupaten Bangkalan yang akan berlaga pada Pekan ...
KRONIK

Ijen Geopark Raih Green Card UNESCO, Sinung: Konservasi Harus Berbuah Kesejahteraan

BONDOWOSO – Status Green Card UNESCO Global Geopark yang kembali diraih Ijen Geopark menjadi pengakuan atas upaya ...