Rabu
05 Agustus 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Siapkan dengan Matang sebelum Ubah Dolly Jadi Sentra Perhiasan”

pdip-jatim-sukadar-dpc-surabaya

 
Sukadar, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD SurabayaSURABAYA – Rencana Pemerintah Kota Surabaya menjadikan eks lokalisasi Dolly sebagai sentra perhiasan diapresiasi kalangan dewan. Namun sebelum benar-benar direalisasikan, dewan minta pemkot mensosialisakan ke warga setempat.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Sukadar, mengatakan, rencana menjadikan Gang Dolly sebagai pusat bermacam perhiasan, sangat bagus. Hanya, dia minta pemkot menyiapkannya dengan matang.

Menurut dia, tidak gampang mengubah mindset warga setempat yang selama ini profesinya bermacam-macam. “Seperti para PKL, kalau kemudian menjual perhiasan, atau diberi keterampilan membuat perhiasan atau menjahit, itu tidak mudah. Semua butuh waktu, tidak bisa grusa-grusu,” kata Sukadar, kemarin.

Pria yang juga anggota Komisi C ini menyebutkan, konsep penataan kawasan Putat Jaya pasca penutupan lokalisasi Dolly itu sampai sekarang sama sekali belum jelas. Dia juga mengungkapkan, sebelum Dolly ditutup, warga sekitarnya sudah ada yang bisa membatik, membuat tempe, kerajinan sandal, dan lainnya.

Oleh karena itu, tambah Sukadar, yang lebih dibutuhkan adalah pendekatan intens untuk memberi pengertian kepada warga setempat bahwa pemkot akan merencanakan suatu program di kawasan itu.

“Minimal mengundang pengurus RT, dan RW untuk menjelaskan rencana pemkot ke depan seperti apa. Kemudian masyarakat bisa menerima atau tidak. Kalau ada yang nyambung atau diterima masyarakat, baru bisa dijalankan dengan diawali sosialisasi. Jadi bukan top down,” ujarnya.

Sementara, Pemkot Surabaya sendiri sangat antusias menjadikan eks lokalisasi Dolly sebagai sentra perhiasan. Sebab, banyak potensi yang bisa mendukung kawasan tersebut jadi pusat perhiasan.

Seperti disampaikan Wali Kota Tri Rismaharini, warga setempat yang dilatih membatik, sudah bisa menggambar pola batik sendiri dengan bagus. Sehingga kain katik hasil warga setempat, harganya bisa laku sampai Rp 500.000 per potong.

Padahal di tempat lain, jelas Risma, kain batik buatan warga yang baru dilatih membatik kalau dijual harganya rata-rata masih di bawah Rp 100.000. “Di Dolly, mereka yang dilatih membatik, sekali diajari menggambar, dia bisa menggambar pola sendiri. Itu menunjukkan mereka sudah punya jiwa seni,” ungkap Risma, usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Surabaya.

Pun kerajinan membuat perhiasan akik. Menurut Risma, warga Dolly sudah ada yang terampil membuat batu mulia yang sekarang lagi trend tersebut. “Saat ini kami men-training mereka untuk bisa membuat perhiasan,” jelas Risma.

Dia menambahkan, sentra perhiasan yang disiapkan di kawasan Dolly bukan khusus untuk batu akik. Sebab dikhawatirkan kalau nantinya akik sudah tidak lagi booming, tentu akan merugikan pembuat dan penjualnya.

“Nah, kalau perhiasan sangat mungkin, dan potensinya ada karena banyak yang berjiwa seni yang memang dibutuhkan dalam pembuatan perhiasan. Perhiasan kan butuh desain,” pungkasnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Trauma Healing Jadi Prioritas Penanganan Korban KMP Mutiara Sentosa II

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur minta pemerintah menjadikan trauma healing sebagai prioritas dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...