TULUNGAGUNG – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Boyolangu menggelar sosialisasi peraturan partai nomor 1 tahun 2025 tentang pedoman pelaksanaan konferda, konfercab, musancab, musran dan musanran di Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan yang digelar di rumah Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumarno, itu dihadiri jajaran PAC dan Ketua Ranting se-Kecamatan Boyolangu.
Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama dan tumpengan dalam rangka memperingati HUT ke-56 PDI Perjuangan.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Boyolangu, Aris Stiyawan Mahmud, mengatakan, kegiatan sosialisasi dan syukuran HUT ke-56 Partai digelar dengan sederhana namun penuh makna.
Menurutnya, suasana guyub rukun dan penuh kebersamaan menjadi satu bukti, seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Kecamatan Boyolangu tetap solid dan siap melaksanakan Musancab sesuai dengan peraturan yang ada.
“Selain sosialisasi, kita melaksanakan doa bersama pemotongan tumpeng dalam rangka memperingati HUT ke-56 PDI Perjuangan,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Brewok ini menambahkan, seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Kecamatan Boyolangu siap menjalankan program-program Partai dengan harapan bisa memperkuat kecintaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan.
Ia menegaskan, PDI Perjuangan selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung, khususnya Kecamatan Boyolangu
“Dengan adanya reorganisasi melalui musancab minggu ini, diharapkan PDI Perjuangan semakin besar dan solid dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Brewok mengimbau seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Kecamatan Boyolangu untuk terus turun ke bawah, hadir dan bekerja bersama masyarakat secara nyata. Juga menyusun program-program positif yang dapat menarik simpati dan empati masyarakat, sehingga PDI Perjuangan bisa menang pada Pemilu 2029. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













