Selasa
20 Oktober 2026 | 5 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seruan “Nomor 1” Pun Bergema di Pabrik Yamaha

pdip-jatim-jokowi-yamaha1

JAKARTA – Seruan “nomor 1” menggema saat launching ekspor 1,5 juta unit motor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Senin (3/12/2018). Momen itu terjadi saat Executive Vice Director PT YIMM Dyonisius Beti berpidato.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Yon, sapaan akrabnya, meneriakkan yel-yel Yamaha. “Yamaha, spirit nomor satu,” pekik Yon.

Dia kembali mengulanginya. “Yamaha, spiritnya nomor berapa?” tanya Yon kepada peserta acara. Para tamu undangan dan karyawan yang hadir kompak menjawab, “nomor satu.”

Mendengar demikian, Jokowi tersenyum dan bertepuk tangan. Ketika giliran berpidato, Jokowi pun turut menyinggung momen tersebut.

“Tadi yang disampaikan Pak Yon, spiritnya apa tadi?” Tamu undangan dan karyawan Yamaha yang hadir tertawa dan bertepuk tangan mendengar pertanyaan Presiden itu.

“Ya saya enggak berani menyebutkan. Tapi spiritnya saya setuju,” kata Jokowi sambil tertawa.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengaku senang karena pada 2014, produksi PT YIMM yang diekspor baru 23.000 motor, sekarang sudah mencapai 338.000 motor, dengan kandungan lokal atau local content yang mencapai 93-94 persen.

“Ini jumlah yang sangat besar. Kandungan lokalnya sangat tinggi. Investasi-investasi seperti inilah yang terus kita cari. Karena kalau untuk ekspor tapi bahan bakunya juga dari impor, sering menyebabkan defisit neraca perdagangan,” kata Jokowi saat pidato sambutan.

Komposisi produk PT YMMI saat ini 25 persen untuk ekspor dan 75 persen untuk pasar dalam negeri. Jokowi berharap 5 tahun lagi komposisi itu dibalik, karena ini sudah menguasai, 45 negara.

Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas apa yang telah dilakukan oleh PT YIMM. “Saya melihat bahwa Yamaha sudah menjadi kawan lama di dunia usaha di Indonesia. Sudah sejak 1974, artinya sudah 44 tahun, seperti ini harus dihargai dan diberikan apresiasi,” kata Jokowi.

Artinya, lanjut Presiden, saat itu umur dirinya baru 13 tahun, Yamaha sudah masuk Indonesia. Ia yakin Yamaha Indonesia akan lebih lama lagi meneruskan usahanya di Indonesia dengan perkembangan yang pesat.

Dia juga mengapresiasi langkah PT YIMM yang menggunakan kandungan lokal atau local content hingga 93-94 persen dari setiap motor produksinya yang diekspor.

“Ini adalah industri yang ingin kita kembangkan. Lokal kontennya sangat tinggi, 94 persen, orientasinya ekspor,” ujarnya.

Mengutip pernyataan direktur PT YIMM, Presiden Jokowi mengemukakan, negara-negara di Eropa dan Amerika juga sudah mengakui kualitas motor produksi PT YIMM itu.

“Nah Jepang, Amerika, Eropa sudah akui kualitasnya. Memang dari PT Yamaha mengambil kelas yang premium, yang tinggi karena nilai tambahnya tinggi,” kata Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...