Sabtu
08 Agustus 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Serahkan Bantuan untuk Anak Stunting dan ABH, Ini Pesan Wabup Nganjuk

pdip-jatim-wabup-marhaen-serahkan-bantuan

NGANJUK – Wakil Bupati Nganjuk Dr Drs Marhaen Djumadi, SE, SH, MH, MBA menyerahkan bantuan kepada 50 anak stunting (Masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama) dan 34 anak Anak Berhadapan Hukum (ABH).

Pemberian bantuan non tunai tersebut dilakukan dalam kegiatan Temu Penguatan Anak dan Keluarga (Tepak), kemarin.

Dalam sambutannya Marhaen mengatakan, setiap anak kecil itu murni kecedasannya ada 1 triliun sel-sel kecerdasan yang ada dalam otaknya. Terdiri dari 100 miliar sel kecerdasan dan 900 miliar sel pendukung. Karena, orang tua pantang hukumnya untuk mengatakan bahwa anaknya bodoh, dan seterusnya.

Selain cerdas, kata Marhaen, anak kecil itu unik. “Kelemahan orang tua selalu membandingkan anak-anaknya, selalu menyayangi anaknya yang pintar dalam pelajaran. Padahal  banyak orang-orang  yang sukses dari orang-orang yang tidak pintar,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Marhaen, bagi yang punya putra-putri cerdas, betul-betul selalu digali kelebihannya. Menurutnya, hal ini penting sekali.

“Jangan lihat sekarang, lihatlah nanti. Kalau misalnya memandangi anak sedang tidur, kalian usap  dan berkata, semoga nak, kamu jadi anak yang berguna bagi keluarga, nusa bangsa dan agama. Insya Allahmenjadi kamu nanti menjadi pemimpin-pemimpin indonesia ini,” kata Marhaen, kepada para orang tua penerima bantuan.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berpesan, yang perlu diperhatikan adalah melihat perkembangan anak. Anak usia 0 sampai 7 tahun itu namanya usia menyerap informasi.

“Anak mulai dengan 7 tahun, apa yang dikatakan orang tua, apa yang dikatan tetangga, saudaranya, itu direkam sampai dia meninggal,” paparnya.

Kesalahan orang tua, sebut Marhaen, pola pikir anak disamakan dengan pola pikir orang tua. “Harus dihilangkan bahasa-bahasa melarang, tidak boleh, jangan, awas. Hilangkan, jika nanti sudah besar dian akan menjadi anak yang tidak percaya diri,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk M. Yasin merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. “Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita bisa bertemu dalam rangka Tepak, karena ada beberapa yang ingin kami sampaikan kepada Bapak Wakil Bupati, yang alhamdulillah berkenan hadir,” ujar Yasin. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...