TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah satu benteng masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi derasnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
Menurut Doding, di tengah cepatnya arus informasi, masyarakat juga dihadapkan pada banyaknya kabar bohong atau hoaks yang belum jelas kebenarannya. Karena itu, prinsip beragama dan nasihat ulama dinilai penting sebagai pegangan agar masyarakat tidak mudah terjerumus pada hal-hal negatif.
“Semoga generasi penerus kita memegang terus prinsip beragama dan bernegara,” kata Doding saat menghadiri pengajian akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad Infak Sedekah dan Sosial (ISS) ke-6 di Desa Tegaren, Kecamatan Tugu, Trenggalek, Rabu (7/10/2026).
Doding mengatakan, pengajian tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarwarga.
Ia mengapresiasi kekompakan warga Desa Tegaren yang terus menjaga kebersamaan melalui kegiatan keagamaan dan sosial.
“Alhamdulillah bisa menghadiri momen bahagia ini. Atas nama ketua DPRD saya mengapresiasi semangat warga untuk memeriahkan milad ini,” ujarnya.
Pengajian yang digelar di halaman Masjid Al-Amin tersebut dihadiri ratusan jamaah dengan menghadirkan penceramah H.M. Yasin Bisri dari Tulungagung.

Menurut Doding, Milad ISS ke-6 juga menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan warga. Kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat, lanjut dia, perlu terus dirawat agar menjadi kekuatan sosial.
Selain mempererat silaturahmi, Doding mengajak jamaah bersama-sama mendoakan kebaikan masyarakat dan Kabupaten Trenggalek agar tetap aman serta masyarakatnya semakin sejahtera.
“Dan pesan saya untuk warga Desa Tegaren, semoga tetap diberikan keselamatan. Dan yang lebih penting lagi, dimurahkan rezeki,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek ini.
Doding berharap Milad ISS ke-6 membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat. Ia juga mendorong kegiatan keagamaan terus menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai sosial sekaligus membangun ketahanan masyarakat menghadapi perubahan.
Menurutnya, perkembangan teknologi membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam bentuk derasnya arus informasi. Masyarakat perlu memiliki kemampuan menyaring informasi agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
Karena itu, selain memperkuat literasi informasi, Doding menilai prinsip beragama dan arahan ulama dapat menjadi pegangan moral bagi masyarakat dalam menyikapi berbagai persoalan.
Pengajian berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum tersebut sekaligus menandai enam tahun perjalanan ISS dalam kegiatan infak, sedekah dan sosial di tengah masyarakat. (azz/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










