oleh

Seperti Ini, Perhatian Khusus Risma untuk ODP Covid-19

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, orang dalam pemantauan (ODP) yang sedang melakukan isolasi diri di rumahnya terkait wabah virus Corona (Covid-19), mendapat perhatian khusus dari Pemkot Surabaya.

Selain bantuan makanan setiap hari tiga kali, Risma pun memastikan kebutuhan lainnya juga dikirim kepada mereka. Seperti sikat gigi, sisir, sabun mandi, detergen, shampo, masker, sisir, piring, sendok garpu, dan cairan pembersih tangan lengkap.

“Setiap satu kantong saya beri untuk satu jiwa. jadi kalau di rumahnya ada 10 orang, ya saya kasih 10 kantong yang lengkap itu,” kata Risma, di Balai Kota Surabaya, Jumat (10/4/2020).

Baca juga: Risma Paparkan Upaya Lawan Covid-19 ke Pemda se-Asia Pasifik

Menurutnya, semua itu dilakukan agar warga yang berstatus ODP tersebut tidak berbagi alat pribadi kepada anggota keluarganya hingga melewati masa inkubasi selama 14 hari.

“Bahkan untuk warna piring dan sendok pun, saya bedakan supaya tidak tertukar satu sama lain,” sebut wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, kemarin Pemkot Surabaya mendistribusikan perangkat Alat Pelindung Diri (APD) untuk dokter dan tenaga medis di 50 rumah sakit (RS) yang menangani pasien Covid-19 di Kota Pahlawan. 50 Rumah sakit itu terdiri dari 20 RS rujukan dan 30 RS non-rujukan.

“Kebetulan hari ini kita dapat sumbangan dan langsung kita bagikan. Semakin cepat semakin baik. Hari ini kita dapat bantuan, hari ini juga kita bagikan,” kata Risma.

Sebelumnya, bantuan APD itu diantar petugas Dinkes Surabaya ke berbagai rumah sakit, namun kali ini pihak RS dapat mengambil bantuan itu ke Balai Kota. Satu persatu APD itu dikemas dan diikat menjadi puluhan tumpukan dan siap diambil masing-masing RS.

Risma bersama jajarannya tampak sibuk membungkus seperangkat APD itu. Sebab, pembagian APD kali ini cukup banyak, yaitu APD sebanyak 950 lembar dan face shield sekitar 2.800 lembar.

Risma mengatakan, mengingat kebutuhan APD teramat penting bagi petugas medis, maka secepat mungkin harus didistribusikan ke tiap rumah sakit. Apalagi hari ini, Pemkot Surabaya menerima bantuan sekitar 769 APD dari Alumni UK Petra, ditambah dengan face shield dan masker buatan Pemkot.

Satu persatu perwakilan rumah sakit berdatangan, mulai dari RS Adi Husada Undaan, RS Darmo, RS Siloam, RS PHC, Premiere, RS RKZ, RS Gigi dan Mulut. Semua berbondong-bondong datang ke Balai Kota Surabaya untuk mengambil APD itu tanpa menunggu lama.

“Untuk RS Universitas Airlangga diantarkan saja,” kata Risma kepada jajarannya.

Dia menegaskan, kecepatan memberi bantuan APD sangatlah penting. Menurutnya, tidak hanya APD yang harus diberikan sesegera mungkin, tetapi pembagian cairan pembersih tangan kepada sejumlah pengemudi ojek online juga harus secepatnya.

“Setelah isi cairan pembersih tangan ke dalam botol, maka saat itu juga Dinas Perhubungan saya telepon untuk langsung dibagi. Meskipun itu malam hari,” jelasnya. (goek)