Rabu
12 Agustus 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sepakat dengan Dewan, Pemkot Blitar Siapkan Rp 41 M untuk Tekan Covid

pdip-jatim-210826-santoso-paripurna-1

BLITAR – Wali Kota Santoso berharap anggaran sebesar Rp 41 miliar yang disiapkan Pemkot untuk menangani pandemi mampu menekan laju penyebaran Covid-19 di Kota Blitar.

Harapan itu dia sampaikan seusai mengikuti rapat paripurna bersama DPRD, dengan agenda Penetapan Nota Kesepakatan Perubahan KUA – PPAS Kota Blitar Tahun Anggaran 2021 di Graha Paripurna DPRD, Kamis (26/8/2021).

Rapat diikuti pimpinan dan anggota DPRD, Wali Kota, Sekretaris Daerah dan OPD Kota Blitar melalui zoom meeting.

Santoso mengatakan alokasi anggaran sekitar Rp 41 miliar untuk penanganan Covid-19 ini sudah disepakati Pemkot Blitar dan DPRD Kota Blitar seiring ditetapkannya nota kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2021.

“Saat ini Pemkot Blitar masih berfokus terhadap penanganan Covid-19, kita siapkan anggaran sebesar Rp 41 miliar agar penanganannya bisa maksimal dan pandemi segera berakhir,” jelasnya.

Dari alokasi anggaran 41 miliar itu, dia pun minta agar semua OPD melaksanakan kesepakatan bersama di Perubahan KUA-PPAS APBD 2021. Termasuk segera melakukan penyesuaian penggunaan anggaran di Perubahan APBD 2021.

Menurutnya sejumlah kegiatan besar yang tidak mendesak akan ditunda dan anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Apa yang sudah disepakati mari dilaksanakan, saya minta ini semua OPD memahami dan bisa menyesuaikan. Kami memaklumi karena kondisinya masih fokus penanganan Covid-19,” ujar Santoso.

Sementara itu, Syahrul Alim, Ketua DPRD Kota Blitar menjelaskan, secara umum anggaran untuk kebutuhan penanganan Covid-19 sangat tinggi.

Untuk itu berdasarkan kesepakatan, Pemkot Blitar akan mengalokasikan dana sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) APBD Kota Blitar 2020 untuk penanganan Covid-19.

Sesuai Perubahan KUA-PPAS APBD 2021, dari total Silpa Rp 187 miliar, sekitar Rp. 41 miliar akan lebih banyak digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Memang sangat perlu penanganan, sekitar Rp 41 miliar dari dana Silpa,“ beber Syahrul. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...