Sabtu
01 Agustus 2026 | 3 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seleksi Terbuka Tak Jamin Kinerja Kabinet Akan Maksimal

pdip-jatim-220310-jokowi-mega-bogor-2

JAKARTA — Wakil Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berpendapat, seleksi menteri yang dilakukan secara informal oleh pemimpin RI terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah tepat. Meski seleksi menteri dilakukan secara tertutup, Jokowi-JK tetap mendengar dan mempertimbangkan masukan publik.

“Kita terbuka menerima masukan,” kata Hasto Kristiyanto, yang juga Deputi Tim Transisi, Jumat (10/10/2014).

Menurut Hasto, seleksi menteri yang dilakukan secara terbuka seperti saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono juga tidak efektif. Terbukti, ungkap Hasto, kinerja kabinet di pemerintahan SBY tidak maksimal, bahkan tiga menterinya kini sudah dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi.

Seleksi menteri yang dilakukan tertutup, lanjut dia, juga untuk menjaga privasi calon menteri. Nama menteri yang gagal seleksi, tidak akan muncul ke publik. “Menyangkut nama orang, etikanya ada kerahasiaan yang harus dijaga,” terangnya.

Saat ini, seleksi para calon menteri dari kalangan profesional masih mencapai tahap fit and proper test. Adapun penjaringan calon menteri dari partai politik belum rampung karena baru dua parpol yang menyerahkan nama calon.

Bagaimana jika setelah diumumkan ada nama-nama yang tak disukai publik? “Kalau menyangkut suka tidak suka, mau bagaimana, pasti ada saja nama yang tidak disukai,” ucap Hasto.

Dia menjelaskan, tidak mungkin nantinya nama menteri yang sudah diumumkan akan direvisi dan diubah lagi hanya karena kritik yang berdatangan. Dia memastikan, nama-nama menteri yang diumumkan Jokowi nanti sudah diseleksi dan diputuskan dengan pertimbangan matang.

Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan juga turut dilibatkan untuk memastikan sang menteri bersih dari kasus korupsi. “Ini kan menyangkut nama orang. Masa sudah kita putuskan jadi menteri terus batal. Kalau sudah diumumkan ya sudah fix,” ujar Hasto.

Sebelumnya, Jokowi mengaku sudah menemui sejumlah kandidat kuat yang akan mengisi pos kementerian pada masa pemerintahannya mendatang. “Sudah. Ada yang ngobrolnya di warung. Ada yang ngobrolnya di sini. Ada yang ngobrolnya di Pak JK (Jusuf Kalla). Ada yang ngobrolnya di kantor. Macam-macamlah,” kata Jokowi di rumah dinas Gubernur DKI.

Presiden terpilih ini menuturkan, proses pemilihan menteri pada dasarnya hanya mempertimbangkan rekam jejak. Untuk itu, dia tidak akan melakukan wawancara formal kepada kandidat menteri.

“Jadi, yang dicek enggak merasa, enggak ada interview-interview-anlah. Hanya cek rekam jejak. Kemampuan manajerial, kemampuan manajemen, bisa kita lihat dari rekam jejak,” jelasnya.

Sementara, wapres terpilih Jusuf Kalla membantah penentuan menteri secara tertutup itu sarat transaksi. Menurut JK, setiap nama yang akan menjadi menteri telah melalui beragam proses.

“Ini kan harus begitu. Kita lihat rekam jejak, leadership, integritas, baru dipanggil orangnya tengah malam,” ujar JK. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...
LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Krisis Air Bersih sebagai Prioritas Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menetapkan penanganan krisis air bersih akibat ...