Jumat
30 Oktober 2026 | 8 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekolah Petra dan Warga Akhirnya Damai, Cak Ji: Ojok Sampek Kejadian Maneh

pdip-jatim-240807-petra-dan-warga-damai

SURABAYA – Konflik sekolah Petra Surabaya dengan warga 3 RW Komplek Perumahan Tompotika Surabaya berakhir damai.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyebut konflik ini dipicu karena warga minta iuran ke Petra hingga puluhan jutaan rupiah.

“Orang Surabaya itu ibarat udeng. Prinsip udeng adalah tegas dan gamblang ramai di depan lalu saat dicarikan solusi dengan duduk bersama selesai. Ya akhirnya selesai,” kata Armuji dikutip dari tribunnews, Selasa (6/8/2024).

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Ji itu menyebut akar permasalahan konflik itu terkait dengan iuran, hingga membuat Wali Kota Eri Cahyadi juga turun ke warga dan Petra.

Eri Cahyadi memastikan bahwa soal iuran keamanan itu sudah tidak ada, yang artinya sekolah Petra tidak lagi membayar iuran senilai Rp 32 juta ke bendahara RW setempat.

Kemudian disepakati Petra dan warga bahwa iuran itu diganti dengan penyaluran CSR Petra untuk pembersihan lingkungan sekitar serta bantuan keamanan.

Konflik itu bermula dari laporan warga terkait permasalahan antara warga dengan sekolah SMP/SMA Petra di Manyar Tirtomulyo.

Cak Ji yang mendapat aduan warga langsung mendatangi lokasi konflik, dan kemudian diunggah di akun TikTok Cak Ji. Konflik Sekolah Petra dengan warga tersebut akhirnya viral.

Cak Ji menyebut bahwa unggahan itu dilihat hingga 16,7 Juta pemirsa, disukai 509 ribu, 46 Ribu komentar dan dibagikan 21 ribu kali.

Pada video itu menuai banyak respon positif warganet walaupun ada sejumlah komentar kurang baik.

Cak Ji menyampaikan bahwa semakin maju Kota Surabaya menambah tinggi potensi konflik sosial. Untuk itu membutuhkan respon cepat, terbuka dan akomodatif bagi masyarakat.

Diundang ke Balai Kota

Setelah Wali Kota Eri Cahyadi mendatangi RW dan sekolah, kini giliran semua pihak diundang di Balai Kota Surabaya. Semua pihak terlibat konflik dihadirkan dengan mendatangkan aparat kepolisian.

Pihak yang terlibat konflik yakni RW Manyar Tompotika, Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo dihadirkan. Hadir pula Dinas Perhubungan, Sekolah Petra, Kepolisian Sektor Sukolilo hingga Komisi C DPRD Kota Surabaya.

Akhirnya disepakati untuk mengakhiri konflik. Namun Cak Ji berharap konflik apa pun di masyarakat tidak terulang lagi.

Konflik seperti itu tidak boleh terulang karena akan merugikan kepentingan sesama warga kota Surabaya sendiri.

Oleh karena itu dirinya selalu cepat memberikan respon terhadap sebuah keluhan sehingga tidak berlarut-larut.

“Ojok sampek kejadian maneh (jangan sampai terjadi lagi). Kalau ada kurang pas disampaikan di depan sebagai sarana untuk kita supaya introspeksi. Pendekatan komunikasi yang baik adalah kunci,” ujarnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...