Rabu
04 November 2026 | 4 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Kader Muda Partai Harus Kedepankan Sikap Kenegarawanan

pdip-jatim-hasto-rakornas-pemuda-1

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa hidup dalam perjuangan kepartaian itu diisi dengan perjuangan. Karena tidak ada pemimpin lahir tanpa gemblengan hidup dan kehidupan.

“Menjadi kader muda Partai harus menjadi kader pembelajar dengan kedepankan sikap kenegarawanan, artinya berjuang bagi kemajuan peradaban bangsanya sebagai sikap hidup dan ditempatkan di atas kepentingan pribadi atau golongan” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Jumat (30/10/2020).

Dalam seluruh rekam jejak hadirnya pemimpin di PDIP, sejak Bung Karno, Megawati, Jokowi, hingga saat ini seperti Kepala Situation Room DPP PDI Perjuangan Prananda Prabowo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Banyuwangi, Azwar Anas, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, hingga Gus Mis, Adian, Putra Nababan, dan begitu banyak tokoh muda lainnya yang sekarang menjadi pimpinan Partai, pimpinan dewan dan juga calon kepala daerah, sebut Hasto, semua menunjukkan tradisi yang sama: menggembleng diri dan kemampuan menjemput tugas panggilan sejarah.

“PDI Perjuangan mengajarkan pada setiap kader muda bangsa untuk kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, bangga dengan jati diri kebudayaan bangsa, dan punya vision terhadap arah masa depan bangsa, serta jadikan semangat juang (geist), tekad juang (will), dan perbuatan bagi kepentingan umum, bangsa dan negara (daad) sebagai elemen penting yang harus dimiliki kaum muda. Sebab tidak ada pemimpin lahir tanpa gemblengan hidup dan kehidupan,” ujarnya.

Dengan demikian, tambah Hasto, ketika Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sorkarnoputri menyampaikan agar generasi milenial tidak dimanjakan, hal itu mengandung semangat dari sosok seorang Ibu Pejuang, yang terus memikirkan masa depan Indonesia.

Menurutnya, Ketum PDI Perjuangan berpesan, bahwa pemuda penentu masa depan bangsa, harus dilihat kekinian, bagaimana para pemuda-pemudi Indonesia menggembleng diri dan kesemuanya digerakkan oleh semangat untuk membawa kemajuan bagi Indonesia Raya.

“Dengan demikian intisari peringatan Sumpah Pemuda adalah bagaimana para pemuda-pemudi Indonesia saat ini, dalam seluruh alam pikir dan alam rasanya, sudah memikirkan perbuatan terbaik bagi masa depan bangsanya. Jadi melihatnya adalah persepktif sekarang. Jika saat ini kita memiliki kaum muda yang hebat-hebat, maka kita akan lebih optimis menatap masa depan,” bebernya.

“Kunci dari kemajuan bangsa adalah pendidikan dan kebudayaan. Semua dijalankan dengan penuh semangat, dengan energi juang yang menyala-nyala,” tutup Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Intervensi Ekonomi di Kawasan Rawan Narkoba Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan intervensi ekonomi dan pemberdayaan UMKM di kawasan rawan ...
LEGISLATIF

Polemik Jam Operasional Pasar Buah Tanjungsari, Syaifuddin Zuhri Buka Peluang Revisi Perda

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mendorong DPRD Surabaya membuka peluang revisi ...
KRONIK

Kemiskinan Banyuwangi Terus Menyusut, 5 Tahun Turun dari 8,07 Jadi 5,6 Persen

BANYUWANGI – Upaya penanggulangan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas Bupati Banyuwangi, Ipuk ...
LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...