Sabtu
19 September 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen Hasto: PDI Perjuangan Tak Gagas Masa Jabatan Presiden 3 Periode

pdip-jatim-210820-festival-pahlawan-desa-hasto

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, PDI Perjuangan memastikan tidak menginginkan adanya aturan yang mengizinkan jabatan presiden menjadi tiga periode dan juga menolak penambahan masa kedudukan kepala negara lebih dari sepuluh tahun.

PDI Perjuangan juga menekankan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung pada 2024 tergantung hasil kontemplasi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di masa yang akan datang.

Hasto mengatakan usulan amandemen terbatas Undang-undang Dasar 1945 yang dilakukan pihaknya hanya menekankan soal Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Dia memastikan PDI Perjuangan dan Presiden Joko Widodo tidak menginginkan jabatan kepala negara ditambah masanya atau bisa diduduki tiga periode.

“PDI Perjuangan sejak awal taat pada konstitusi dan Pak Jokowi sudah menegaskan berulang kali. Karena ketika Bapak Jokowi dilantik sebagai presiden, salah satu sumpahnya di Jabatan itu menegaskan untuk taat kepada perintah konstitusi dan menjalankan konstitusi dengan undang-undang dengan selurus-lurusnya. Sehingga tidak ada gagasan dari PDI Perjuangan tentang jabatan presiden tiga periode atau perpanjangan masa jabatan,” kata Hasto, Sabtu (18/9/2021).

Politisi asal Yogyakarta itu menilai konstitusi negara sudah memuat seluruh landasan falsafah kehidupan berbangsa. Di dalamnya diatur tata pemerintahan yang baik agar seluruh sendi-sendi kehidupan di dalam mengelola negara tetap mengabdikan diri kepada kepentingan tanah air.

Dia juga menyadari Presiden Jokowi merupakan sosok pemimpin yang merakyat, mampu bekerja dengan baik, berprestasi, dan visioner. Namun, pekerjaan rumah PDI Perjuangan bukan mengenai sosok, melainkan melanjutkan estafet pembangunan yang sudah ditinggalkan oleh Presiden Jokowi kelak.

Justru, PDI Perjuangan ingin meletakkan pembangunan yang dilakukan era Presiden Jokowi bisa menjadi haluan negara. PDI Perjuangan juga mengesampingkan adanya pembahasan calon presiden di internal partai dengan maksud berkontribusi pada pemerintahan Presiden Jokowi di masa pandemi ini.

“Kita punya jejak sejarah pada abad ketujuh, yaitu pembangunan Candi Borobudur. Itu dibangun seratus tahun. Kami pun menginginkan pembangunan negara berkelanjutan. Kalau dulu bisa, mengapa sekarang tidak bisa. Sekarang karena kita tidak punya haluan, maka ganti kepemimpinan, berganti juga kebijakannya,” paparnya.

Hasto menyebutkan PDI Perjuangan saat ini fokus pada kaderisasi dan bekerja untuk rakyat. Meski demikian, akan tiba waktunya PDI Perjuangan untuk menentukan siapa calon presiden atau calon wakil presiden yang diusung.

Seluruh kader PDI Perjuangan, tambah dia, tentu akan menyerahkannya kepada Megawati. Hasto meyakini Presiden Kelima RI itu akan memilih pemimpin nasional dengan melakukan kontemplasi, mendengarkan suara rakyat, dan mempertimbangkan banyak aspek strategis.

“Untuk menjadi presiden, wakil presiden, atau menteri sekalipun, keyakinan spritual PDI Perjuangan selalu ada campur tangan Yang di Atas.  Selalu ada suara arus bawah, suara rakyat yang kemudian terakumulasi membentuk keyakinan,” jelas dia.

Alumnus Universitas Gajah Mada itu juga menyadari sejumlah lembaga survei sudah merilis hasil riset mengenai elektabilitas beberapa kader PDI Perjuagan. Namun, Hasto memastikan partainya tidak akan menjadikan elektabilitas seseorang sebagai alat ukur.

Hasto mengingat pesan Megawati bahwa menjadi presiden itu mudah, tetapi menjadi pemimpin yang sangat sulit. Sebab, di tangannya bergantung hajat hidup 270 juta lebih rakyat Indonesia.

“Untuk menjadi presiden, banyak faktornya. Dan bagi Bu Mega hal tersebut juga dilakukan dengan kontemplasi, memohon petunjuk Tuhan Yang Mahakuasa, Allah SWT. Karena itulah tradisi itu dijalani Bu Mega. Dalam kongres juga disebutkan itu hak prerogatif Bu Mega sehingga pada waktunya pasti diumumkan calonnya,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Minta Pemprov Jatim Selamatkan Lahan Sebelum Jadi Puso

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti meminta Pemprov Jatim mempercepat langkah menghadapi ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Ngawi Serahkan Apresiasi kepada Para Atlet Pencak Silat Peraih Medali dalam Kejuaraan Panglima TNI

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko memberikan apresiasi kepada para atlet pencak silat asal Ngawi yang ...
LEGISLATIF

Hj. Ansari PDIP: Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi Butuh Sinergi Pemerintah dan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan Dapil Madura, Hj. Ansari, menggelar reses sekaligus Sosialisasi Empat ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Siapkan Dana Cadangan Rp80 Miliar untuk Pilkada 2029

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah menyiapkan skema dana cadangan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Gandeng Komunitas Lingkungan, IMAGRO UNEJ Adukan Abrasi Pantai Cemara ke DPRD Jember

JEMBER – Garis pantai di Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, tidak lagi berhenti di tempat yang sama. Pasir terkikis. ...
KRONIK

Perkuat Sinergi Daerah, Bupati Fauzi dan Bupati Rijanto Teken MoU Pembangunan

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar ...