BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso menargetkan sepuluh proyek strategis rampung dikerjakan pada 2023 ini. Dia bakal menggandeng kepolisian dan kejaksaan untuk mendampingi serta mengawasi pelaksanaan proyek tersebut.
Sepuluh proyek strategis itu yakni, pembangunan Pasar Dimoro, pembangunan SMPN 6, pembangunan tahap dua Pasar Templek, pembangunan tahap pertama alun-alun, pembangunan mal pelayanan publik (MPP), pembangunan Puskesmas Sukorejo.
Selanjutnya, yaitu pembangunan kantor Kelurahan Tlumpu, pembangunan kantor Kelurahan Sananwetan, pembangunan kantor Kelurahan Kepanjen Lor, dan program beras sejahtera daerah (Rastrada).
Ditemui seusai agenda penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan aparat penegak hukum terkait pelaksanaan 10 proyek strategis pada 2023 yang dilakukan di Balai Kusumo Wicitro, Santoso berharap pelaksanaan proyek tersebut dapat berjalan dengan lancar sesuai target.

“Hari ini, saya bersama dengan Kapolres Blitar Kota dan Kajari Blitar menandatangani MoU terhadap pelaksanaan sepuluh proyek tersebut,” ujar Santoso, Senin (30/1/2023).
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, pada pelaksanaannya nanti setelah ditandatanganinya MoU ini, kejaksaan dan kepolisan akan turut terlibat dalam hal pelaksanaan proyek tersebut, mulai dari perencanaan, pengerjaan, hingga penyerahan pekerjaan kepada Pemkot Blitar.
“Tujuannya, agar proses pelaksanaan proyek ini dapat berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Proyek itu ditargetkan selesai pada tahun 2023 ini,” sebutnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










