Rabu
23 September 2026 | 5 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut HUT ke-51 PDI Perjuangan, Mas Prih Tirakatan Bareng Warga Paron

IMG-20240110-WA0045_copy_640x365

NGAWI – PDI Perjuangan menapaki usia ke 51 tahun di dunia perpolitikan Indonesia. Ulang tahun ke 51 partai berlambang Banteng Moncong Putih itu diperingati pada tanggal 10 Januari 2024.

Sejumlah agenda kerakyatan digelar untuk menyambut usia setengah abad lebih PDI Perjuangan. Seperti halnya yang dilaksanakan Tri Suprih Wardoyo, kader PDI Perjuangan yang juga calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Ngawi.

Mas Prih, demikian kader Banteng asal Kecamatan Paron ini disapa, menggelar malam tirakatan untuk menyambut HUT ke 51 PDI Perjuangan. Malam tirakatan dengan melibatkan warga masyarakat Desa Semen, Kecamatan Paron, digelar pada Selasa malam (9/1/2024).

Malam tirakatan untuk menyambut HUT 51 PDI Perjuangan, diawali dengan doa bersama. Memohon kepada yang Maha Esa untuk keselamatan bangsa negara, dan kejayaan PDI Perjuangan. Setelahnya, digelar agenda seni budaya, kerawitan.

Sebagai penanda hari peringatan, juga dilaksanakan pemotongan nasi tumpeng. Tiga buah nasi tumpeng dipotong, sebagai sebuah tradisi untuk mengawali hal-hal yang baik.

Mas Prih menyatakan, makna ulang tahun ke 51 PDI Perjuangan sebagai sebuah keyakinan bahwa kebenaran yang pasti akan menang. Dan itu menjadi spirit kepartaian dari PDI Perjuangan, untuk terus diperjuangkan.

“Satyam Eva Jayate sebagai sebuah keyakinan politik yang senantiasa dipegang teguh oleh PDI Perjuangan,” kata Mas Prih.

Di kesempatan itu, Mas Prih turut menyosialisasikan pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar-Mahfud kepada masyarakat yang hadir mengikuti malam tirakatan. Termasuk beragam program andalan, seperti KTP Sakti, hingga 21 program kerja Ganjar-Mahfud.

“Semoga spirit HUT 51 PDI Perjuangan mengantarkan kemenangan partai, hatrick untuk ketiga kalinya pada Pemilu 2024 ini. Itu harapan besar kita,” terang Mas Prih.

Ulang tahun PDI Perjuangan ke 51 mengusung tema Satyam Eva Jayate. Sebuah kalimat filosofis  berbahasa sansekerta yang sarat makna. Apabila diterjemahkan, mengandung arti ‘Kebenaran Pasti Akan Menang’. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Wisata Alam Pegunungan Trenggalek Dipadu Kuliner

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pengembangan wisata alam pegunungan yang dipadukan kuliner untuk ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia Usai Banjir Bandang Solok

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat antisipasi ...
EKSEKUTIF

Eri Buka Keringanan Sanksi bagi Pembongkar Jaringan Pungli di Pemkot Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka peluang keringanan sanksi bagi pegawai yang terlibat pungutan ...