Rabu
12 Agustus 2026 | 5 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rugikan Petani, PDI Perjuangan Sumenep Siap Kawal Kasus Pupuk Bersubsidi hingga Tuntas

PDIP-Jatim-Zainal-Arifin-28032023

SUMENEP – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi 18 ton hingga tuntas. Menurutnya, sindikat mafia pupuk bersubsidi harus segera diberantas hingga ke akarnya.

“Perjuangan kami untuk memberikan keadilan bagi para petani di Sumenep, tidak akan berhenti hanya pada hasil keputusan dan vonis dari pihak kepolisian. Kami akan kawal kasus ini hingga tuntas,” ujar Ji Zinal, sapaan akrab H. Zainal Arifin, Jumat, (31/3/2023).

Dalam kasus tersebut, anggota Komisi II DPRD Sumenep itu akan berupaya secara maksimal, untuk mengusut seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus penyelundupan pupuk bersubsidi.

Untuk itu, Komisi II akan mengawal kasus tersebut hingga ke ranah Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri sekalipun. Yang menentukan hukuman bagi tersangka nantinya adalah hakim.

“Akan saya kawal kasus ini hingga ke kejaksaan dan pengadilan, dan bahkan sampai ke akar-akarnya,” jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah inisial W, H dan IH. W diduga merupakan otak dari penyelundupan 18 ton pupuk bersubsidi. Sementara H dan IH berperan sebagai sopir truk. Mereka sama-sama telah dikenakan hukuman dua tahun penjara.

Menurut Ji Zinal, pihaknya akan melakukan kajian lebih mendalam mengenai kasus yang dinilai sangat merugikan para petani tersebut. Jika W memang merupakan dalang dari penyelundupan pupuk bersubsidi, maka pemberian pasal yang sama dengan dua orang lainnya yang hanya berperan sebagai sopir sangat tidak adil.

“Saya tidak bisa berkomentar, tapi jika memang W terbukti sebagai otaknya, maka saya kira jika pasal yang dikenakan antara pengedar dengan sopir sama, maka sangat tidak adil,” ujarnya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menambahkan, meskipun saat ini berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan, tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan mendapatkan temuan-temuan lain, yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Ya, meskipun sudah sampai di tahap itu, tidak menutup kemungkinan Komisi II akan mendapatkan temuan lain. Intinya kami siap mengawal kasus tersebut sampai tuntas,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...