Jumat
14 Agustus 2026 | 5 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma: Ayo Kerja Keras dan Kerja Cerdas

pdip-jatim-risma-upacara-17-an

pdip-jatim-risma-upacara-17-anSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengajak warga Surabaya untuk tetap bekerja keras dan kerja cerdas, agar tidak mengalami penjajahan model baru berupa kemiskinan dan kebodohan.

Menurut Risma, kemerdekaan bukan sekadar berarti tidak dijajah. “Makna kemerdekaan adalah kesejahteraan lahir batin. Ayo kerja keras dan kerja cerdas,” ajak Risma, saat pidato upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-71 RI di Balai Kota Surabaya, Rabu (17/8/2016).

Kerja keras dan berjuang penuh keikhlasan, kata Risma, telah ditunjukkan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Bila direfleksikan, pencapaian tujuan kemerdekaan itu untuk membentuk negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Tujuan yang mulia tersebut tidak akan pernah tercapai dengan sendirinya atau hanya dengan menengadahkan tangan. Harus kita perjuangkan secara keras dan dengan kesungguhan,” kata Risma.

Dalam menghadapi globalisasi dan regionalisasi ekonomi di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Risma mengajak segenap warga Surabaya membangkitkan kembali semangat gotong royong atau sinergi kekuatan bangsa.

Semangat itu dimulai dari diri sendiri, dan semua elemen bangsa Indonesa harus mengupayakan yang terbaik, sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya.

“Semangat rawe-rawe rantas malang-malang putung masih relevan,” sambung wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Bagi Risma, semangat tersebut merupakan sebagai bagian kerja keras penuh integritas untuk memerangi kebodohan dan kemiskinan. “Marilah berlomba menghasilkan karya nyata dan mengurangi wacana atau kata-kata tanpa makna dalam media apapun,” ujarnya.

Risma juga berpesan agar anak-anak Surabaya cermat dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk kepentingan yang produktif.

“Arek-arek Suroboyo harus jadi pemenang melalui proses pendidikan formal dan non formal terpadu sebagai jembatan emas peningkatan kualitas dan daya saing. Tentunya dengan kerja keras penuh kedisplinan,” harap dia.

Upacara bendera di Balai Kota Surabaya dihadiri para duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat, pimpinan dan anggota DPRD Surabaya, dan Forpimda Kota Surabaya. Hadir juga para veteran, pemuka agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai politik dan organisasi masyarakat serta media massa, SKPD Kota Surabaya, dan kalangan pelajar. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...