Selasa
29 September 2026 | 10 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Warga Hadiri Puncak Acara Road Show Kebudayaan BKN Ngawi

pdip-jatim-kabar-cabang-300922-BKN-Ngawi-1

NGAWI – Ribuan warga menonton pergelaran wayang kulit yang digelar Badan Kebudayaan Nasional DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi di Desa Semen, Kecamatan Paron, Kamis (29/9/2022) malam. Pagelaran tersebut akhir dari rangkaian pagelaran kebudayaan yang digelar BKN sejak Juli lalu.  

Wayangan digelar semalam suntuk menghadirkan dua dalang kondang. Yakni dalang cilik Ki Bernadio Aditya Prayoga dan Ki Alex yang sudah lama malang melintang di dunia perwayangan.

Selain itu, pada sela-sela acara wayangan, turut dihadirkan pelawak kondang asli Kabupaten Ngawi, Cak Yudho, yang menghibur para penonton dengan lawakan berkelasnya.

Di samping itu, acara road show BKN Ngawi, turut dihadiri sejumlah tokoh penting di Kabupaten Ngawi. Diantaranya Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Jatim Ir Budi Sulistyono Kanang, Ketua DPRD Heru Kusnindar, serta para camat.

Kepala BKN DPC Kabupaten Ngawi, Soeradji saat dikonfirmasi disela-sela acara itu mengatakan, road show BKN sebagai bukti bahwa PDI Perjuangan tak sekadar retorika dalam cinta dan pelestarian kebudayaan.  

“PDI Perjuangan satu-satunya partai yang mewujudkan kecintaannya pada budaya nusantara. Jadi, tidak cuma bicara, tapi konkret melakukan kegiatan pelestarian,” kata Soeradji kepada pdiperjuangan-jatim.com di Ngawi.

“Jadi mudah-mudahan tahun depan kita masih bisa melaksanakan giat BKN, keliling di Kabupaten Ngawi,” imbuhnya.

Soeradji menambahkan, melalui pagelaran wayang kulit, sekaligus untuk mempererat persahabatan dan kesatuan masyarakat di desa. Tidak hanya itu, tetapi juga lebih mendekatkan masyarakat dengan wakil rakyatnya.

“Bersama-sama rakyat kita mencintai budaya. Kemudian masyarakat dan wakil rakyatnya juga harus sering bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, Wakabid Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim, Ir Budi Sulistyono Kanang mengatakan, selain untuk nguri-uri budaya, pagelaran wayang dari BKN juga untuk menjaga tradisi gotong royong.

“BKN sebagai divisi PDI Perjuangan untuk terus menerus menggerakkan budaya, agar budaya kita tidak tergerus budaya dari luar. Selain itu juga menciptakan gotong royong yang luar biasa,” kata Mbah Kung, sapaannya.

Berita terkait: BKN Ngawi Gelar Pertunjukan Seni dan Kebudayaan di 10 Titik, Ini Jadwalnya

Wayangan semalam menjadi puncak rangkaian road show yang digelar BKN Ngawi di 10 titik, di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Ngawi. Road show dimulai pada 31 Juli 2022 dan berakhir tadi malam. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...
LEGISLATIF

Rencana Kementerian Haji dan Umrah Mengaudit Forensik BPKH, Abidin Fikri Setuju dengan Catatan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri meminta pemerintah, khususnya ...
KRONIK

Tiga Pilar Cup Ngawi; Sepakbola Lintas Profesi, Lariskan UMKM

NGAWI – Setiap sore, suasana di Lapangan Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi ramai oleh pertandingan sepak bola dan ...
LEGISLATIF

Pemkot-DPRD Surabaya Sepakat Desil Bukan Patokan Mutlak Penyaluran Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Surabaya sepakat tidak menjadikan klasifikasi desil dalam data ...