Sabtu
15 Agustus 2026 | 5 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Warga Hadiri Puncak Acara Road Show Kebudayaan BKN Ngawi

pdip-jatim-kabar-cabang-300922-BKN-Ngawi-1

NGAWI – Ribuan warga menonton pergelaran wayang kulit yang digelar Badan Kebudayaan Nasional DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi di Desa Semen, Kecamatan Paron, Kamis (29/9/2022) malam. Pagelaran tersebut akhir dari rangkaian pagelaran kebudayaan yang digelar BKN sejak Juli lalu.  

Wayangan digelar semalam suntuk menghadirkan dua dalang kondang. Yakni dalang cilik Ki Bernadio Aditya Prayoga dan Ki Alex yang sudah lama malang melintang di dunia perwayangan.

Selain itu, pada sela-sela acara wayangan, turut dihadirkan pelawak kondang asli Kabupaten Ngawi, Cak Yudho, yang menghibur para penonton dengan lawakan berkelasnya.

Di samping itu, acara road show BKN Ngawi, turut dihadiri sejumlah tokoh penting di Kabupaten Ngawi. Diantaranya Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Jatim Ir Budi Sulistyono Kanang, Ketua DPRD Heru Kusnindar, serta para camat.

Kepala BKN DPC Kabupaten Ngawi, Soeradji saat dikonfirmasi disela-sela acara itu mengatakan, road show BKN sebagai bukti bahwa PDI Perjuangan tak sekadar retorika dalam cinta dan pelestarian kebudayaan.  

“PDI Perjuangan satu-satunya partai yang mewujudkan kecintaannya pada budaya nusantara. Jadi, tidak cuma bicara, tapi konkret melakukan kegiatan pelestarian,” kata Soeradji kepada pdiperjuangan-jatim.com di Ngawi.

“Jadi mudah-mudahan tahun depan kita masih bisa melaksanakan giat BKN, keliling di Kabupaten Ngawi,” imbuhnya.

Soeradji menambahkan, melalui pagelaran wayang kulit, sekaligus untuk mempererat persahabatan dan kesatuan masyarakat di desa. Tidak hanya itu, tetapi juga lebih mendekatkan masyarakat dengan wakil rakyatnya.

“Bersama-sama rakyat kita mencintai budaya. Kemudian masyarakat dan wakil rakyatnya juga harus sering bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, Wakabid Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim, Ir Budi Sulistyono Kanang mengatakan, selain untuk nguri-uri budaya, pagelaran wayang dari BKN juga untuk menjaga tradisi gotong royong.

“BKN sebagai divisi PDI Perjuangan untuk terus menerus menggerakkan budaya, agar budaya kita tidak tergerus budaya dari luar. Selain itu juga menciptakan gotong royong yang luar biasa,” kata Mbah Kung, sapaannya.

Berita terkait: BKN Ngawi Gelar Pertunjukan Seni dan Kebudayaan di 10 Titik, Ini Jadwalnya

Wayangan semalam menjadi puncak rangkaian road show yang digelar BKN Ngawi di 10 titik, di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Ngawi. Road show dimulai pada 31 Juli 2022 dan berakhir tadi malam. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

APBD Surabaya 2027 Diproyeksikan Rp15 Triliun, Lebih dari Rp1 Triliun untuk Atasi Genangan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Surabaya memproyeksikan APBD 2027 mencapai sekitar Rp15 triliun. Dari ...
RUANG MERAH

Merawat Rumah Bernama Indonesia

ADA sebuah rumah yang diwariskan kepada kita. Rumah itu tidak dibangun dengan mudah. Ada air mata, darah, keringat, ...
KRONIK

Serapan Belanja Modal Jember Rendah, DPRD Minta Pemkab Buka Strategi

JEMBER – Realisasi belanja modal dalam APBD Kabupaten Jember 2026 baru mencapai 16,55 persen hingga semester ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Masih Andalkan Dana Transfer Pusat, Pemkab Diminta Genjot PAD

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan diminta untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) seiring postur ...
SEMENTARA ITU...

Punjul: Kepemimpinan Bukan soal Kedudukan, tapi Seberapa Besar Manfaat

BATU – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, mengingatkan para pengurus muda ...
SEMENTARA ITU...

Pesan Doding untuk Paskibraka Trenggalek: Kalian Bukan Sekadar Pengibar Bendera

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berpesan kepada Paskibraka 2026 agar tidak memaknai tugas pengibaran bendera ...