Minggu
09 Agustus 2026 | 5 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Penerima Bantuan Iuran Belum Bisa Akses Jamkes

pdip-jatim-agustin-poliana-sby

SURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Surabaya Agustin Poliana mengatakan, saat ini masih ada ribuan warga peserta BPJS kesehatan dari kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI), tidak bisa memanfaatkan fasilitas jaminan kesehatan (jamkes) tersebut.

Penyebabnya, mereka belum menerima kartu BPJS kesehatan program PBI. Menurut Agustin Poliana, pihaknya sudah menyampaikan persoalan ini kepada Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

“Informasinya, proses percetakaan berlangsung lama sehingga terlambat didistribusikan. Nah, kalau seperti ini kan kasihan warga,” katanya, kemarin.

Legislator dari PDI Perjuangan ini mengaku heran dengan kondisi tersebut. Sebab, peserta PBI yang iurannya dibayar Pemkot Surabaya itu belum menerima kartu BPJS sejak 2015.

Para peserta BPJS dari jalur PBI ini meliputi para lansia, kader posyandu, modin, Bunda PAUD, masyarakat miskin, maupun relawan masyarakat lainnya.

Dia mengakui, tak semua peserta PBI belum menerima kartu pelayanan kesehatan gratis tersebut. Dari jumlah penerima PBI sekitar 270.000, masih ribuan orang yang belum memperoleh kartu BPJS kesehatan.

Padahal, sebut Titin, sapaan Agustin Poliana, tiap tahun pemkot menganggarkan sekitar Rp 600 miliar untuk peserta PBI. Karena itu, komisi bidang kesra ini kemarin memanggil satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait serta BPJS kesehatan untuk mencari solusinya.

Selama ini, tambah Titin, bagi warga yang belum menerima kartu PBI, bisa menggunakan KTP atau menunjukkan NIK. Namun, saat di rumah sakit, mekanisme tersebut justru tak berlaku karena pihak rumah sakit mensyaratkan adanya bukti fisik atau fotocopy.

“Makanya, sampai saat ini masih banyak yang belum memanfaatkan. Padahal, sudah ditanggung pemerintah kota,” jelas perempuan yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Menurut dia, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, sebagian masyarakat juga menemui dilema. Jika menggunakan fasilitas PBI, mereka belum menerima kartunya.

Sedangkan menggunakan BPJS jalur mandiri, ternyata sudah terdaftar di PBI sehingga tak bisa direalisasikan.

Sementara itu, Kepala Departemen Manajemen Pelayanan Kesehatan BPJS Regional Jawa Timur Indrina Damayanti mengatakan, persoalan kartu yang belum diterima ribuan peserta diakuinya kendala terletak pada pencetakan.

Padahal, menurutnya, pencetakan kartu BPJS Kesehatan di tiap cabang per jam bisa menghasilkan sekitar 400 kartu.

“Saat ini ada sekitar 273. 634 peserta PBI, pada bulan Januari ini bertambah 6.699 peserta. Untuk pencetakannya kami usahakan segera,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
OLAHRAGA

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...