Resmikan Ruang Kelas RA, Diana Sasa Tegaskan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

 141 pembaca

MAGETAN – Tahun ajaran baru 2022/2023 menjadi tahun istimewa bagi sekitar 50 siswa Kelompok Bermain dan RA (Raudhatul Athfal) Arifatul Insan, Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Magetan.

Di tahun ajaran baru ini, mereka memiliki ruang kelas baru yang diresmikan penggunaannya oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatingsih, Sabtu (16/7/2022).

Peresmian kelas baru RA Arifatul Insan dilakukan secara simbolis dengan pemecahan kendi dan pembukaan tirai di depan kelas.

Peresmian disaksikan anggota DPRD Kabupaten Magetan Rita Haryati dan Joko Suyono, jajaran Forkompimca Karangrejo, Kepala Desa Gebyog Suyanto, dan puluhan wali murid serta warga sekitar.

Kepala RA Arifatul Insan, Atik Winarsih mengungkapkan, pembangunan ruang kelas baru ini merupakan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Diana Sasa, sapaan lekat Diana Amaliyah Verawatingsih, melalui APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2021.

Karena itu, dirinya, beserta para pengajar RA Arifatul Insan berterima kasih atas upaya legislator yang peduli dengan pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami. Tahun ajaran baru ini, ada sekitar 50 siswa. Dan, telah menempati ruang kelas yang bagus. Ruang kelas sebelumnya, sudah reyot,” ucap Atik.

Sementara itu, Diana Sasa mengaku sangat concern dengan pendidikan usia dini, termasuk kesejahteraan para Bunda PAUD.

Menurut Sasa, panggilan akrabnya, pendidikan karakter pada anak usia dini sangat penting, karena merupakan upaya penanaman perilaku terpuji kepada anak.

“Baik perilaku dalam beribadah, perilaku sebagai warga negara yang baik, perilaku berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan, serta perilaku terpuji yang bermanfaat untuk kesuksesan hidupnya,” jelas anggota Komisi A DPRD Jatim tersebut.

Dia menyebut, pendidikan karakter akan membentuk anak dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, baik terhadap dirinya maupun orang lain. “Orang tua pun harus menjadi contoh,” tuturnya.

Diana AV Sasa berharap ruang kelas yang baru ini bermanfaat bagi anak-anak dalam upaya pembentukan perilaku terpuji, dan sebagai titian menggapai cita-cita. (dav/pr)