Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Refleksi Hari Pahlawan, Agustin Poliana Ajak Milenial Berani Bersikap

pdip-jatim-231110-poliana-1

SURABAYA – Di momen Hari Pahlawan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Agustin Poliana mengajak kalangan muda untuk menumbuhkan semangat dan jiwa kepahlawanan dengan berani bersikap, berani menghadapi suatu tantangan ke depan.

Selain itu, Agustin juga mengimbau para milenial saat ini untuk memaknai semangat para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, terutama arek-arek Suroboyo.

“Tidak hanya pintar dan pandai memahami teknologi berupa gadget, bahwa mereka juga harus tahu, Hari Pahlawan itu adalah hari di mana arek-arek Surabaya berjuang melawan penjajah pada10 November 1945,” beber Agustin Poliana di Surabaya, Jumat (10/11/2023).

Dia menyebut, anak-anak sekarang kurang memahami hal itu karena semakin canggihnya gadget, semakin canggihnya digitalisasi, semakin modernya kemajuan zaman. Sehingga mereka melupakan bahwa Hari Pahlawan itu jatuh pada 10 November.

“Kita bicara arek Suroboyo maka semangat dan jiwa kepahlawanan itu harus tumbuh di dalam diri mereka dan tumbuh di dalam kehidupan mereka sehari-hari. Jangan hanya berani ngomong, tapi bagaimana berani bersikap, berani menghadapi suatu tantangan. Ke depan, tantangan mereka akan semakin gencar dan semakin berat,” ujarnya.

Menurut Agustin, kedepan para pemuda harus bisa menguasai banyak skill dan terutama tata cara etika, attitude, serta sopan santun yang harus dikedepankan.

“Karena anak-anak muda sekarang tidak ada etika tata krama terhadap orang yang lebih tua. Bukan hanya yang usianya lebih tua, tetapi orang muda tapi yang disegani contohnya Pak Kyai, mereka kadang-kadang anak-anak muda sekarang ini justru tidak mengindahkan hal yang salah kaprah,” terang politisi yang akrab disapa Titin tersebut.

Dalam kesempatan Hari Pahlawan ini, Agustin berpesan kepada pemuda Surabaya khususnya, yang menurutnya gudangnya anak-anak muda yang pintar. Termasuk para hacker yang banyak lahir dari Surabaya. Keahlian itu diharapkan bisa menjaga dan membantu dari serangan hacker luar.

“Maka manfaatkan betul Jangan disalahgunakan bahwa kecanggihan ilmu, kepintaran ilmu yang dimiliki untuk tidak merusak suatu generasi bangsa, untuk tidaj merusak negaramu,” tuturnya.

“Tapi berikan ilmu itu untuk mendidik anak-anak / adik-adik kalian yang memang harus kita arahkan. Untuk menjaga negara sendiri dengan menjaga kepintaran mereka untuk mengamankan negara kita,” pungkas Agustin. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...