Minggu
19 April 2026 | 11 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Refleksi Hari Pahlawan, Agustin Poliana Ajak Milenial Berani Bersikap

pdip-jatim-231110-poliana-1

SURABAYA – Di momen Hari Pahlawan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Agustin Poliana mengajak kalangan muda untuk menumbuhkan semangat dan jiwa kepahlawanan dengan berani bersikap, berani menghadapi suatu tantangan ke depan.

Selain itu, Agustin juga mengimbau para milenial saat ini untuk memaknai semangat para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, terutama arek-arek Suroboyo.

“Tidak hanya pintar dan pandai memahami teknologi berupa gadget, bahwa mereka juga harus tahu, Hari Pahlawan itu adalah hari di mana arek-arek Surabaya berjuang melawan penjajah pada10 November 1945,” beber Agustin Poliana di Surabaya, Jumat (10/11/2023).

Dia menyebut, anak-anak sekarang kurang memahami hal itu karena semakin canggihnya gadget, semakin canggihnya digitalisasi, semakin modernya kemajuan zaman. Sehingga mereka melupakan bahwa Hari Pahlawan itu jatuh pada 10 November.

“Kita bicara arek Suroboyo maka semangat dan jiwa kepahlawanan itu harus tumbuh di dalam diri mereka dan tumbuh di dalam kehidupan mereka sehari-hari. Jangan hanya berani ngomong, tapi bagaimana berani bersikap, berani menghadapi suatu tantangan. Ke depan, tantangan mereka akan semakin gencar dan semakin berat,” ujarnya.

Menurut Agustin, kedepan para pemuda harus bisa menguasai banyak skill dan terutama tata cara etika, attitude, serta sopan santun yang harus dikedepankan.

“Karena anak-anak muda sekarang tidak ada etika tata krama terhadap orang yang lebih tua. Bukan hanya yang usianya lebih tua, tetapi orang muda tapi yang disegani contohnya Pak Kyai, mereka kadang-kadang anak-anak muda sekarang ini justru tidak mengindahkan hal yang salah kaprah,” terang politisi yang akrab disapa Titin tersebut.

Dalam kesempatan Hari Pahlawan ini, Agustin berpesan kepada pemuda Surabaya khususnya, yang menurutnya gudangnya anak-anak muda yang pintar. Termasuk para hacker yang banyak lahir dari Surabaya. Keahlian itu diharapkan bisa menjaga dan membantu dari serangan hacker luar.

“Maka manfaatkan betul Jangan disalahgunakan bahwa kecanggihan ilmu, kepintaran ilmu yang dimiliki untuk tidak merusak suatu generasi bangsa, untuk tidaj merusak negaramu,” tuturnya.

“Tapi berikan ilmu itu untuk mendidik anak-anak / adik-adik kalian yang memang harus kita arahkan. Untuk menjaga negara sendiri dengan menjaga kepintaran mereka untuk mengamankan negara kita,” pungkas Agustin. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...