Sabtu
05 September 2026 | 7 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Realisasi Pokir Pak Dirman, Petani Patalan Hemat Biaya Angkut Puluhan Juta

PDIP-Jatim-Sukarlan-11092021

NGAWI – Permasalahan angkut hasil panen petani di Desa Patalan, Kecamatan Kendal, Ngawi akhirnya teratasi. Hal itu berkat realisasi pokir anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi, H. Sudirman.

Pokir yang direalisasikan berupa pelebaran dan pengerasan jalan pertanian sepanjang kurang-lebih tiga kilometer. Proyek yang sudah berjalan itu pun disambut antusias petani setempat.

Mbah Sutono (71), pemilik lahan sawah yang berada persis di jalan pertanian itu, mengaku senang dengan adanya pelebaran dan pengerasan jalan tersebut. Menurutnya, hal itu cukup membantu tatkala dirinya akan mengangkut hasil panen sawah miliknya.

“Ya jelas sangat terbantu. Dulu jalannya kecil, kalau panen harus dibandang sampai jalan besar. Sekarang pikap sudah bisa masuk,” kata Mbah Sutono saat ditemui pdiperjuangan-jatim.com, di sawah miliknya, Jumat (10/9/21).

Apresiasi juga datang dari pemdes setempat. Kepala Desa Patalan, Sukarlan, mengatakan, warganya sudah sejak lama meminta pelebaran jalur pertanian. Namun, baru saat Pak Dirman menjadi anggota dewan, keinginan masyarakatnya itu baru bisa terealisasi.

“Pak Dirman itu luar biasa. Beliau benar-benar mau peduli dengan masyarakat desa, khususnya petani. Masyarakat di sini sangat antusias, dan berharap setiap tahun diminta realisasi di sini,” jelasnya.

Ditanyai terkait dampak positif atas pelebaran jalur pertanian yang akan diterima warganya, Sukarlan mantap menjawab, hal itu akan meningkatkan potensi keuntungan dari hasil panen.

“Dulu dos itu tidak bisa masuk, sekarang bahkan mobil sudah bisa melintas untuk mengambil hasil pertanian. Harga jual bisa naik, petani bisa lebih sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, Pak Dirman yang ditemui beberapa waktu lalu mengatakan, sebelum dilakukan pelebaran, petani di sana harus merogoh kocek lebih saat musim panen tiba. Hasil panen harus diangkut ke jalan desa untuk transaksi penjualan.

“Biaya angkut satu sak gabah, Rp 5 ribu. Setelah ada pelebaran, kita kalkulasi setiap satu hektare, bisa efisiensi biaya angkut petani sampai Rp 1,3 juta dalam satu musim. Kalau ada 60 hektare, bisa sampai Rp 70-an juta hematnya,” jelas Pak Dirman.

“Masyarakat juga senang sekali dengan adanya pelebaran jalan itu, karena dulu dilewati sepada motor saja susah, sekarang pikap sudah bisa melintas,” imbuh Pak Dirman mengakhiri percakapan. (mmf/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...