Rabu
08 April 2026 | 9 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rampungkan Reses di Kabupaten Blitar, Guntur Optimistis 3 Pilar Ekonomi Desa Paham KMP

pdip jatim 250706 reses KMP

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono, menyelesaikan kegiatan reses masa sidang II tahun 2025 dengan penuh rasa optimisme.

Melalui kegiatan yang menyasar kepala desa, direktur BUMDes, serta ketua Koperasi Merah Putih di 22 kecamatan se-Kabupaten Blitar, Guntur berupaya memperluas pemahaman masyarakat desa mengenai pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi lokal.

Reses tersebut ditutup dalam sebuah pertemuan di Gedung Serba Guna BUMDes Temanggung, Kecamatan Udanawu, Sabtu (5/7/2025) malam.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, antara lain Ketua Dekopinwil Jawa Timur Slamet Sutanto, serta perwakilan dari Dinas Koperasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, yakni Sri Wahyuni dan Bambang Dwi.

Dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, para kepala desa, pengurus BUMDes, dan pengelola Koperasi Merah Putih wilayah Kecamatan Udanawu, Wonodadi, dan Ponggok menunjukkan semangat baru untuk menjalankan Koperasi Merah Putih di tingkat desa.

Hal ini sejalan dengan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang menekankan peran koperasi dalam menggerakkan perekonomian desa.

Guntur Wahono menyampaikan rasa syukurnya melihat respon positif dari para peserta. “Kami berharap para pelaku ekonomi desa tak lagi merasa bingung. Dulu banyak yang ragu, tapi setelah mendapatkan penjelasan, mereka pulang dengan senyum lega. Ini tanda bahwa keraguan mereka terjawab,” ungkap Guntur.

Politisi yang dikenal dekat dengan akar rumput ini menambahkan sosialisasi yang dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya nyata mendorong penguatan koperasi merah putih agar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan demikian dirinya bersama Dinas Koperasi dan Dekopinwil, akan terus memberikan pendampingan agar koperasi berjalan profesional dan berkelanjutan.

Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim ini juga mengungkapkan bahwa peluncuran nasional Koperasi Merah Putih bakal segera dilakukan, setelah itu para pengurus koperasi akan mendapat pelatihan teknis agar mampu mengelola koperasi dengan baik.

“Saya berkomitmen mendukung penuh koperasi-koperasi di wilayah Blitar Raya dan Tulungagung sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Slamet Sutanto selaku Ketua Dekopinwil Jatim dalam pemaparannya menegaskan pentingnya peta potensi desa sebelum membangun koperasi.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengenali kekuatan, peluang, kendala, serta potensi yang dimiliki desa agar koperasi bisa tumbuh sesuai kebutuhan setempat.

Dia menekankan bahwa Koperasi Merah Putih dan BUMDes bukanlah dua entitas yang saling bersaing, melainkan harus bersinergi. “Koperasi harus mencari ruang ekonomi yang berbeda agar tidak terjadi persaingan usaha dengan BUMDes. Justru keduanya harus saling menguatkan demi ekonomi desa yang maju,” ujar Slamet.

Dia juga mengingatkan pentingnya strategi jangka panjang agar koperasi bisa bertransformasi dari sekadar pelengkap menjadi penggerak utama perekonomian desa. Salah satu caranya adalah memperkuat keterhubungan koperasi dengan para produsen dan pelaku ekonomi lokal.

Mengenai soal pendanaan, Slamet optimistis bahwa dengan dukungan pemerintah, akses modal tak akan menjadi hambatan. Dia menyebutkan adanya skema pinjaman prioritas dari Bank Himbara yang bisa dimanfaatkan oleh koperasi.

Oleh karena itu, dirinya yakin, pembekalan yang diterima para peserta reses akan menjadi bekal berharga untuk diterapkan di desa masing-masing.

Sekadar diketahui, sebagai bagian dari Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025, Koperasi Desa Merah Putih diarahkan untuk mengembangkan tujuh jenis usaha pokok, di antaranya unit simpan pinjam, gerai sembako, layanan logistik, serta kantor koperasi.

Melalui berbagai langkah strategis ini, pemerintah berharap koperasi merah putih mampu menjadi motor utama yang mendorong perekonomian desa, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Blitar. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Mahasiswa Poltekkes Surabaya Tingkatkan Capaian Sanitasi hingga Air Bersih

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut 82 mahasiswa Poltekkes Kemenkes (Politeknik Kesehatan ...
EKSEKUTIF

SDM Jadi Faktor Kunci, Rijanto Dorong Desa Siap Hadapi Transformasi Digital

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa sebagai ...
KRONIK

Panen Raya KTNA Jatim, Kader Muda PDIP Jombang Ini Produksi Gabah 13 Ton per Hektar

JOMBANG – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Timur menggelar panen raya padi di Desa Pacarpeluk, Kecamatan ...
LEGISLATIF

Cegah Salah Sasaran, DPRD Surabaya Minta Program Hunian Layak Diawasi Ketat

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya menegaskan program hunian layak harus dijalankan secara selektif dan transparan agar ...
KRONIK

Reses, Joko Tri Diwaduli Infrastruktur Rusak dan Turunnya Harga Kambing

TULUNGAGUNG – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menggelar reses atau serap aspirasi ...
LEGISLATIF

Dongkrak PAD, DPRD Jember Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset

JEMBER — Potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jember dinilai masih “mengendap” seiring belum optimalnya ...