
NGAWI – Sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang hadir dan memimpin jalannya rapat kerja cabang DPC Ngawi, Selasa (8/6/2021), secara terbuka menyampaikan apresiasi atas kinerja kader-kader Banteng di Ngawi selama 20 tahun ini. Seperti apa kinerjanya?
Riuh tepuk tangan peserta rakercab berkali-kali bergemuruh di Gedung Fatmawati, kantor DPC Ngawi, tempat dilaksanakannya rapat tahunan itu.
Sederet keberhasilan kerja-kerja organisasi kepartaian tercermin dari tingkat kehadiran dan kedisiplinan peserta seperti disampaikan Sekretaris DPD Jatim, Dr Sri Untari Bisowarno dalam awal pidatonya.
“Peserta dengan seluruh anggota Badan-badan Partai dan Sayap Partai, berdasarkan pantauan dari sekretariat DPD per jam ini hampir lengkap. Sehingga bapak Ketua DPP (Mindo Sianipar), kami laporkan peserta pada hari ini merupakan yang tertib dan sangat baik,” kata Sri Untari.
Tidak hanya peserta rakercab yang dipuji, namun DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi pun turut banjir pujian. Disebutkan, PDI Perjuangan Ngawi mampu mempertahankan pemerintahan selama 20 tahun. Serta menaikkan jumlah kursi DPRD Kabupaten sehingga menjadi yang tertinggi se-Jawa Timur.
“Kami berharap DPC yang lain di dapil tujuh ini bisa mengikuti rekam jejak Ngawi. Bisa mempertahankan pemerintahan selama 20 tahun dan menaikkan jumlah kursi DPRD tingkat dua sebanyak 20 kursi. Ini tertinggi diantara kabupaten dan kota se-Jawa Timur,” ujar Sri Untari disambut riuh tepuk tangan peserta.

Senada dengan Sri Untari, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Yohanes Ristu Nugroho menyebutkan, Ngawi adalah barometer PDI Perjuangan di Jawa Timur. Hal itu didasari perolehan suara PDI Perjuangan Ngawi paling tinggi di Jawa Timur untuk pemilu legislatif. Selain itu, pemilukada di Ngawi, PDI Perjuangan juga selalu menang.
“Ngawi pantas menjadi barometer PDI Perjuangan di Jawa Timur. Semua program yang akan dilaksanakan sudah mencukupi lima mantap Partai. Yakni mantap ideologi, mantap organisasi, mantap kader, mantap program dan mantap sumber daya,” ujar Ristu Nugroho.
Menyongsong Pemilu 2024 dan Pilkada 2023, dikatakan Ristu Nugroho, peluang sukses PDI Perjuangan Ngawi sangat terbuka lebar. Apalagi paparan program yang disampaikan dalam rakercab sangat realistis.
“Terutama konsolidasi organisasinya, pendidikan kadernya, badan pemenangan pemilunya. Kami optimis Ngawi akan sukses di Pemilu 2024 dan Pilkada 2023,” jelas Ristu Nugroho.
Dikonfirmasi terpisah, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa yang juga turut hadir pada pembukaan rakercab mengatakan, Ngawi menjadi salah satu lumbung suara terbesar PDI Perjuangan di Jawa Timur. Proses kaderisasi dalam organisasi kepartaiannya juga cukup bagus.
“Saya melihat di Ngawi ada potensi untuk menggerakkan anak muda secara lebih besar karena ruangnya ada. Dan petinggi partai ada kesadaran untuk melakukan regenerasi,” ujar Sasa.
Sasa juga mengajak kepada kaum muda Ngawi untuk bergabung dalam PDI Perjuangan. Dia katakan, kaum muda atau milenial bisa bergabung melalui badan atau sayap Partai.
Dijelaskannya, ruang bagi milenial di PDI Perjuangan sangat tersedia dan terbuka lebar. Dia juga menyebut berdasarkan survei, PDI Perjuangan paling diminati milineal. Sehingga hal itu sangat relevan jika diterapkan di Ngawi untuk meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang.
“Ruang untuk milenial bisa di sayap partai seperti Taruna Merah Putih, BMI, Repdem atau Bamusi. Kalau untuk badan bisa di BKN, BPEK. Jadi memang ada ruang-ruang yang bisa dimanfaatkan milenial di PDI Perjuangan,” tandasnya. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS