Minggu
21 Juni 2026 | 7 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puspoll: PDI Perjuangan Partai Bersih, Pro Pemberantasan Korupsi dan Milenial

pdip-jatim-kampanye-massa-banteng-09

JAKARTA – Elektabilitas PDI Perjuangan sampai sekarang masih belum tertandingi oleh partai politik lainnya di republik ini.

Malah, dalam survei Puspoll Indonesia, PDI Perjuangan juga teratas dalam hal persepsi sebagai partai bersih, pro pemberantasan korupsi dan partai mewakili generasi milenial.

Hasil survei Puspoll Indonesia yang dirilis secara daring, Minggu (23/5/2021) menyebutkan, elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 22,3 persen.

Partai Gerindra di urutan kedua dengan elektabilitas 13,4 persen, diikuti PKB di urutan ketiga dengan elektabilitas 9,2 persen.

“Tingkat elektabilitas partai politik tertinggi adalah PDIP dengan perolehan dukungan 22,3 persen,” ungkap Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja.

Eektabilitas parpol menurut survei Puspoll Indonesia. Foto: Puspoll

Golkar berada di posisi keempat dengan angka 8,4 persen, diikuti PKS 7,4 persen, Demokrat 5,3 persen, Nasdem 4,3 persen, PPP 2,8 persen, PAN 1,8 persen.

Partai lainnya tidak mencapai angka 1 persen. Yakni Perindo 0,6 persen, Hanura 0,4 persen, PSI 0,3 persen, PBB 0,2 persen, PBB 0,2 persen, Garuda 0,2 persen, Gelora 0,1 persen, Berkarya 0,1 persen. Sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 23,4 persen.

Survei Puspoll juga merekam beberapa persepsi publik terhadap partai politik. PDIP mendapat respon 19,2 persen, disusul Gerindra 11,8 persen, dan Golkar 8,2 persen dalam tiga besar.

Kemudian, ada pertanyaan mengenai partai paling bersih dari kasus korupsi dan pro pemberantasan korupsi. PDI Perjuangan ternyata masih di posisi tertinggi dengan angka 15,7 persen, disusul Gerindra 10 persen, dan PKS 7,8 persen di posisi tiga besar.

Untuk partai yang dianggap mewakili generasi muda, PDIP juga menduduki peringkat tertinggi dengan 17,1 persen, Gerindra 9,9 persen, dan PKB 7 persen.

Mengenai partai yang paling berpihak terhadap Islam, dalam tiga besar ada PKB 17,6 persen, PKS 15,8 persen, dan Gerindra 8,9 persen.

Puspoll Indonesia melakukan survei wawancara tatap muka selama 20-29 April 2021. Sampel dipilih secara acak dengan metode penarikan sampel acak bertingkat.

Jumlah sampel ditarik sebanyak 1600 responden. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sebaran responden ada di 34 provinsi dengan sampel proporsional.

Sehari sebelumnya, yakni pada Sabtu (22/5/2021), Perkumpulan Kader Bangsa bersama dengan Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) juga merilis hasil surveinya.

Setidaknya ada lima besar partai politik yang paling tinggi elektabilitasnya versi ARSC, yakni, PDI Perjuangan 19,60%, Gerindra 15,03%, Demokrat 14,80%, Golkar 10,40% dan PKS 9,10%. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Peringati Haul Bung Karno, PDIP Trenggalek Gelar Semaan Alquran dan Doa Bersama

DPC PDI Perjuangan Trenggalek memperingati Haul Bung Karno ke-56 dengan semaan Alquran, doa bersama, dan tumpengan ...
KABAR CABANG

PDIP Jember Gelar 1 Juta Sholawat untuk Bung Karno dan Kedamaian Negeri

DPC PDI Perjuangan Jember menggelar gerakan 1 Juta Sholawat untuk Bung Karno dan Kedamaian Negeri dalam rangka ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Tampung Aspirasi Warga Blitar, Soroti Teknologi Sampah hingga Industri Lokal

Anggota DPR RI Romy Soekarno menyerap aspirasi masyarakat Blitar terkait modernisasi industri kecil, pengelolaan ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Gelar Kejuaraan Tenis Meja “Sukarno Cup 2026”

KABUPATEN PASURUAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Bumikan Pemikiran Bung Karno Lewat Bedah Buku

MADIUN – Untuk membumikan ajaran dan pemikiran Sang Proklamator, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun sukses ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong Tarif Cukai Afirmatif untuk Pabrikan Rokok Golongan III

Anggota Komisi XI sekaligus Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendorong kebijakan afirmatif tarif cukai bagi ...