Minggu
21 Juni 2026 | 11 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Ngonthel ke Kantor bagi PNS Pemkot Surabaya Dimulai

pdip-jatim-risma-gowes-ke-kantor

SURABAYA – Mulai Jumat (29/9/2017) hari ini, pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersepeda angin untuk ke kantor. Program gowes ke kantor ini hanya berlaku setiap Jumat di akhir bulan.

Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, awalnya program bersepeda onthel ini memang berat dilakukan. Namun dengan kebiasaan, Risma yakin akan lebih mudah.

Selain itu, jika program ini rutin dilakukan, akan membawa dampak positif untuk warga Surabaya yang lain salah satunya menciptakan udara yang sehat.

Menurut Risma, dengan bersepeda seluruh anggota tubuh menjadi ringan dan menyehatkan pikiran. Dirinya juga bercerita dengan bersepeda mampu mengurangi penyakit sinus yang diderita beberapa tahun terakhir.

“Awalnya sakit sekali bahkan saya sampai nangis, tapi setelah berolahraga ringan dan bersepeda sudah nggak kumat. Jadi semoga sekarang lebih sehat setelah bersepeda,” kata Risma di Balai Kota Surabaya.

Hari ini, Risma berangkat pukul setengah 6 pagi dari kediamannya di Taman Pondok Indah, Wiyung menggunakan sepeda kayuh dinamo listrik. Bersama Sekkota Hendro Gunawan, asisten wali kota dan beberapa jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Risma tiba di balai kota sekitar pukul 7 pagi

Risma menambahkan, kewajiban ngontel bagi PNS dan pegawai pemkot setiap Jumat di akhir bulan tidak sekadar demi mengurangi emisi di Surabaya. Lebih dari itu, program ini bertujuan untuk menjaga kesehatan, utamanya kesehatan jantung.

“Di Indonesia, utamanya di kota-kota besar, beberapa tahun terakhir ini semakin banyak orang yang memakai ring jantung. Tidak apa-apa memasang ring karena teknologi pengobatan semakin canggih, tapi untuk apa jika di hari tua merepotkan orang lain,” tuturnya.

Ke depan, wali kota bersama dengan jajaran pemkot memiliki langkah atau rencana. Selain untuk menjaga kesehatan, pemkot berencana untuk mengganti bahan bakar kendaraan yang ada di kawasan pemkot menggunakan energi listrik.

Untuk bisa menerapkan hal ini, Risma akan berkomunikasi dengan kalangan cendekiawan  perguruan tinggi untuk menyiapkan program ini.

Jika program ini terlaksana, imbuhnya, udara akan pasti lebih bagus dan nanti di tahun 2040 disepakati semua kendaraan tidak boleh menggunakan fosil.

Juga mulai memaksimalkan serta menggunakan bahan bakar energi matahari dan solar cell. “Hal ini demi kesehatan dan kehidupan kita semua,” terangnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Romy Soekarno Salurkan 2.500 Beasiswa PIP untuk Siswa di Blitar Raya

Anggota DPR RI Romy Soekarno menyalurkan 2.500 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi bagi siswa di ...
KRONIK

Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep, Tampilkan Tari Sintong, Keris hingga Migas

SUMENEP – Logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi identitas visual perayaan, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Dari Jombang ke Pusara Sang Proklamator, Perjalanan Ratusan Kader Banteng Menjaga Api Perjuangan Bung Karno

Ratusan kader PDI Perjuangan Jombang menempuh perjalanan ke Makam Bung Karno di Blitar. Ziarah kebangsaan ini ...
KABAR CABANG

18 PAC Se-Sidoarjo Serempak Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Libatkan Kiai Kampung Hingga Santunan Anak Yatim

SIDOARJO – Memperingati lima puluh enam tahun wafatnya Sukarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, ...
KABAR CABANG

Sebanyak 480 Kader PDI Perjuangan Tulungagung Ziarah di Makam Bung Karno

TULUNGAGUNG – Ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung melaksanakan ziarah di makam Bung Karno usai ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Kanang “Banjir” Keluhan Kondisi Perekonomian

NGAWI – Beragam keresahan masyarakat Kabupaten Ngawi disampaikan langsung kepada Anggota DPR RI Fraksi PDI ...