Selasa
19 Mei 2026 | 8 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Presiden Jokowi Ajak Beberapa Warga Cirebon Makan Bersama

pdip-jatim-jokowi-ajak-warga-maksi

CIREBON – Ada pemandangan yang berbeda saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo singgah di sebuah rumah makan usai acara penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat, Kamis (13/4) siang.

Setibanya di rumah makan yang terletak di Jl Ir H Djuanda Kota Cirebon, Presiden menyapa warga yang berada di sekitar lokasi menanti kehadirannya.

Namun, siapa sangka, mantan Gubernur DKI Jakarta ini turut mengajak warga yang ditemuinya itu untuk menyantap hidangan bersama dengan dirinya. Momen itu terjadi saat Presiden dan rombongan makan siang bersama pada sore hari, sekitar pukul 15.30 WIB.

Sekitar 6 orang warga beserta 8 anak-anak diajak Presiden masuk ke dalam rumah makan. Semuanya berkesempatan untuk bertatap muka dan berbincang bersama dengan Presiden.

“Tadi Pak Presiden mendoakan supaya kita tetap semangat menjalani hidup. Alhamdulillah kita tadi bisa menyampaikan keluhan kepada Bapak Presiden. Kita bersyukur kepada Allah,” kata Vivi Artifah, salah seorang yang turut berbincang bersama Presiden.

Para dewasa duduk semeja bersebelahan dengan Presiden Joko Widodo, sementara anak-anak tampak duduk bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

“Tadi salaman lalu saya ajak, ayo makan dengan saya. Ngajak makan sambil tadi bicara,” Presiden menjelaskan kepada para jurnalis.

Melalui pembicaraannya dengan warga itu, kemudian diketahui profesi yang dilakoni mereka semua. Ini memang merupakan salah satu cara Joko Widodo untuk berkomunikasi dengan rakyat kecil.

Kita mungkin masih ingat, kebiasaannya itu sudah dilakukan sejak dirinya masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

“Ini sopir freelance, ini juga sopir freelance. Ada lagi yang jualan gorengan molen dan yang dagang keliling kolak. Kita jadi tahu produk-produk dasar di (masyarakat) bawah itu apa,” ujarnya sambil sejenak mengenalkan tamu santap siangnya itu.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga sempat memberikan bantuan modal usaha kepada mereka. Masing-masing diberikan bantuan modal sebesar Rp500 ribu. Adapun untuk anak-anak yang turut serta, Presiden juga menghadiahi mereka dengan sejumlah buku tulis.

“Sebetulnya masyarakat ini, contoh ibu-ibu tadi, dengan modal Rp200 ribu bisa menghasilkan Rp50 ribu per hari. Inilah saya kira program seperti KUR harus kita urus. Ada hal kecil yang bisa kita lakukan, tetapi memberikam dukungan ekonomi di bawah yang sangat besar,” tutur Presiden. (BPMI Setpres/ES)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Ratusan Pengurus PAC Se-Sidoarjo Berangkat Pelantikan dari Tempat-tempat Keresahan Publik

SIDOARJO – Ada pemandangan berbeda dalam prosesi keberangkatan ratusan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI ...
KABAR CABANG

Nyalakan Semangat Kader, Pelantikan PAC Se-Sidoarjo Diwarnai Pagelaran Tari Tradisional dan Musik Elektronik

SIDOARJO – Suasana meriah dan sarat akan makna budaya mewarnai pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

Ribuan Kader Banteng Akan Hadiri Pelantikan PAC PDIP Bojonegoro

PDIP Bojonegoro bakal melantik 1.300 kader dan pengurus PAC dengan dominasi kader muda dan perempuan. BOJONEGORO — ...
EKSEKUTIF

Hotline ‘Lapor Cak Eri’ Dibanjiri Ratusan Aduan, dari Jalan Berlubang hingga Curhat Rumah Tangga

Hotline “Lapor Cak Eri” dibanjiri ratusan aduan warga Surabaya, mulai jalan berlubang hingga curhat rumah tangga. ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Komunikasi Politik Digital

PDI Perjuangan Jatim dorong anak muda aktif membangun komunikasi politik digital dan citra partai di media sosial. ...
KABAR CABANG

PDIP Lamongan Siap Tuntaskan Kepengurusan di Tingkat Dusun dan RW

PDIP Lamongan menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting dan anak ranting di 1.400 dusun. LAMONGAN ...