oleh

Pilgub DKI, Megawati Nyoblos di Kebagusan

-Berita Terkini, Kronik-20 kali dibaca

JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bakal menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2017, Rabu (15/2/2017).

Presiden ke-5 RI ini bersama keluarga rencananya akan mencoblos di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, ada alasan khusus mengapa Megawati mencoblos di Kebagusan. Yakni, tempat tersbut dinilai memiliki rekam jejak sejarah demokrasi yang panjang.

“Pada masa pemerintahan otoriter Orde Baru, ketika ruang-ruang publik dikendalikan penguasa, rapat kerja partai dilaksanakan di bawah pohon di kebun Kebagusan. Pohon dan tanaman menjadi saksi bagaimana demokrasi arus bawah berkonsolidasi melawan tirani,” terang Hasto, Selasa (14/2/2017).

Menurut Hasto, Pilkada Serentak 2017 khususnya Pilkada DKI Jakarta merupakan ujian bagi kematangan demokrasi Indonesia.

Dengan demikian, sebutnya, kualitas kepemimpinan calonlah yang seharusnya menjadi dasar pilihan nurani.

“Pilkada tidak boleh menjadi alat kekuasaan yang menghalalkan segala cara untuk menang,” tegas dia.

Hasto menambahkan, Satgas Anti Politik Uang bentukan PDI Perjuangan bersama relawan akan mengawal setiap tempat pemungutan suara (TPS).

Terkait Pilkada DKI Jakarta, pihaknya meyakini kader PDI-P dari bawah hingga pusat akan berupaya maksimal memenangkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dalam satu putaran.

Ahok dan Djarot sendiri, usai mencoblos di TPS masing-masing, akan menemui Megawati di Kebagusan sebagai rangkaian dari pemantauan Pilgub DKI Jakarta yang akan diselenggarakan esok.

Setelah dari Kebagusan, pasangan calon nomor dua itu juga akan berkeliling ke sejumlah lokasi seperti posko pemenangan di Rumah Lembang serta sejumlah posko relawan lain.

Mereka akan memantau adanya laporan kecurangan serta memberi semangat pada relawan yang terus melakukan pengawasan sejak hari ini.

PDI Perjuangan juga akan melakukan real count yang dipusatkan di kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.  (goek)