Selasa
26 Mei 2026 | 2 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Tracing dan Putus Rantai Penularan Covid-19, Pemkab Banyuwangi Bentuk 669 Tracer

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-31072021

BANYUWANGI – Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi membentuk Tim Tracer yang bertugas melakukan tracing (pelacakan) Covid-19 di tiap desa dan kelurahan. Tim ini membantu puskesmas dalam melaksanakan tes dan pelacakan terhadap kontak erat pasien Covid-19. Ada 669 tracer yang disebar ke seluruh desa dan kelurahan se-Banyuwangi.

Tim tracer ini terdiri atas Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan relawan. Mereka membantu puskesmas melakukan penyisiran terhadap kontak erat pasien Covid-19. Apel pelepasan Tim Trcaer, Jumat (30/7/2021) berlangsung di Mapolresta Banyuwangi.

Seusai apel pelepasan, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan pihaknya ingin mengetahui dengan cepat warga yang mungkin terpapar dari pasien sebelumnya yang terkonfirmasi positif. Harapannya, dapat memutus mata rantai penularan.

“Salah satu kunci penanganan pandemi ini memang T3 (tes, tracing, treatment). Tracing yang luas dan cepat bisa memutus mata rantai penularan. Kita tahu secepat mungkin warga yang terpapar dari pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif. Terima kasih atas gotong royong semua pihak,” kata Bupati Ipuk

Apel pelepasan sendiri langung dipimpin Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, dihadiri Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor Inf Herawadi Karnawan, perwakilan dari Lanal Banyuwangi, Kejaksaan Tinggi Negeri, dan Pengadilan Negeri Banyuwangi.  Turut hadir para tokoh agama dan masyarakat.

“Tim tracer ini dibentuk untuk lebih mengoptimalkan lagi tracing dan testing yang dilakukan puskesmas. Selama ini rasio tracing di Banyuwangi sudah termasuk yang tertinggi di Jatim, meski belum di angka yang ideal, sehingga dengan dukungan tim tracer ini tentu tracing kita bisa semakin cepat dan luas,” jelas Bupati Ipuk.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, mengatakan jumlah Tim Tracer bisa terus bertambah karena animo para relawan sangat tinggi untuk membantu pemerintah menangani Covid-19 ini.

Nasrun menjelaskan, satu tim petugas tracer akan menyisir 1-15 orang yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19.

“Selain melakukan tracing dan testing, tim juga akan mengarahkan warga yang terpapar untuk melakukan isolasi secara terpusat di tempat yang telah disediakan di setiap kecamatan. Tim Tracer juga bertugas memberikan informasi dan edukasi yang benar tentang Covid-19, termasuk isolasi. Semuanya melaporkan hasil aktivitasnya kepada petugas Puskesmas sebagai koordinator tracer,” ujar Nasrun. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion Ketonggo Ngawi Bersiap Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional

NGAWI – Stadion Ketonggo di Ngawi bersiap menyambut gelaran putaran 64 besar Liga 4 Nasional yang akan berlangsung ...
EKSEKUTIF

Tingkat Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Lukman Resmikan Kanal Pengaduan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih ...
KRONIK

Festival Perempuan Pesisir, Ruang Solidaritas dan Aspirasi Perempuan Kawasan Pantai

SUMENEP – Ratusan pengunjung memadati Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep, menyaksikan Festival Perempuan ...