Jumat
17 Juli 2026 | 9 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Tracing dan Putus Rantai Penularan Covid-19, Pemkab Banyuwangi Bentuk 669 Tracer

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-31072021

BANYUWANGI – Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi membentuk Tim Tracer yang bertugas melakukan tracing (pelacakan) Covid-19 di tiap desa dan kelurahan. Tim ini membantu puskesmas dalam melaksanakan tes dan pelacakan terhadap kontak erat pasien Covid-19. Ada 669 tracer yang disebar ke seluruh desa dan kelurahan se-Banyuwangi.

Tim tracer ini terdiri atas Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan relawan. Mereka membantu puskesmas melakukan penyisiran terhadap kontak erat pasien Covid-19. Apel pelepasan Tim Trcaer, Jumat (30/7/2021) berlangsung di Mapolresta Banyuwangi.

Seusai apel pelepasan, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan pihaknya ingin mengetahui dengan cepat warga yang mungkin terpapar dari pasien sebelumnya yang terkonfirmasi positif. Harapannya, dapat memutus mata rantai penularan.

“Salah satu kunci penanganan pandemi ini memang T3 (tes, tracing, treatment). Tracing yang luas dan cepat bisa memutus mata rantai penularan. Kita tahu secepat mungkin warga yang terpapar dari pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif. Terima kasih atas gotong royong semua pihak,” kata Bupati Ipuk

Apel pelepasan sendiri langung dipimpin Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, dihadiri Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor Inf Herawadi Karnawan, perwakilan dari Lanal Banyuwangi, Kejaksaan Tinggi Negeri, dan Pengadilan Negeri Banyuwangi.  Turut hadir para tokoh agama dan masyarakat.

“Tim tracer ini dibentuk untuk lebih mengoptimalkan lagi tracing dan testing yang dilakukan puskesmas. Selama ini rasio tracing di Banyuwangi sudah termasuk yang tertinggi di Jatim, meski belum di angka yang ideal, sehingga dengan dukungan tim tracer ini tentu tracing kita bisa semakin cepat dan luas,” jelas Bupati Ipuk.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, mengatakan jumlah Tim Tracer bisa terus bertambah karena animo para relawan sangat tinggi untuk membantu pemerintah menangani Covid-19 ini.

Nasrun menjelaskan, satu tim petugas tracer akan menyisir 1-15 orang yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19.

“Selain melakukan tracing dan testing, tim juga akan mengarahkan warga yang terpapar untuk melakukan isolasi secara terpusat di tempat yang telah disediakan di setiap kecamatan. Tim Tracer juga bertugas memberikan informasi dan edukasi yang benar tentang Covid-19, termasuk isolasi. Semuanya melaporkan hasil aktivitasnya kepada petugas Puskesmas sebagai koordinator tracer,” ujar Nasrun. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Lamongan Kejar Target Zero Stunting, Semula 27 Persen Kini 3,65

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Dirham Akbar Aksara, ...
KRONIK

Di Balik Panjat Pinang, Bersih Desa Kedungsigit Rawat Guyub Rukun dan Warisan Budaya

TRENGGALEK – Gelak tawa dan sorak sorai memecah suasana malam di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Wabup Lumajang Pastikan P-APBD 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

LUMAJANG – Setiap perubahan anggaran harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip tersebut ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Birokrasi Proaktif, Aduan Warga Harus Tuntas Maksimal 1×24 Jam

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta seluruh jajaran Pemkot bekerja proaktif menyelesaikan persoalan masyarakat ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Digipay, Tutup Celah Mark-Up Anggaran

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung penerapan sistem digital payment (digipay) di ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Madiun Percepat Penataan Ranting, Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun mempercepat penataan kepengurusan ranting di seluruh wilayah sebagai bagian ...