Peringati Haul Bung Karno, DPC Ngawi Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

 86 pembaca

NGAWI – Kader-kader PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi memperingati Haul Bung Karno. Kegiatan yang dikemas dalam doa bersama dan santunan anak yatim tersebut dilaksanakan di Pendapa Wedya Graha, pada Senin (20/6/2022) sore.

Tiga pilar partai, eksekutif, legislatif, dan struktural baik dari DPC dan PAC mengikuti doa bersama Haul Bung Karno dengan penuh khidmat.

Sebelum rangkaian kegiatan berlangsung, video mengenang Bung Karno diputar berulang-ulang. Diiringi lagu Gugur Bunga, membuat suasana terasa sendu. Teringat jasa-jasa Sang Proklamator, Presiden RI Pertama, Ir Soekarno, Bapak Ideologis kader-kader PDI Perjuangan.

Rangkaian kegiatan dimulai dari pemberian santunan bagi anak-anak yatim, anak-anak dari sejumlah panti asuhan di Kabupaten Ngawi.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Jatim Ir Budi Sulistyono (Kanang), Ketua DPRD Heru Kusnindar yang menyerahkan santunan. Bantuan itu berupa uang tunai dan peralatan belajar.

Bupati Ony saat memberikan sambutan menyampaikan, tujuan dari kegiatan tersebut agar bisa terus mendoakan Bung Karno. Khususnya bagi kader-kader PDI Perjuangan.

“Bung Karno pahlawan bangsa yang penuh kharismatik,” kata Bupati Ony.

Di sisi lain, melalui kegiatan itu juga untuk terus membumikan ajaran-ajaran dari Bung Karno. Nasionalisme salah satunya yang mesti tertancap kuat dalam setiap sanubari kader-kader Banteng.

“Masih banyak cita-cita dari Bung Karno yang harus kita perjuangkan,” ungkap Bupati Ony.

Pada kesempatan itu, Bupati Ony juga mereview kembali jasa-jasa dan pemikiran Bung Karno. Seperti sikap Presiden RI Pertama itu saat memilih menjadi negara Non Blok. Tidak menjadi Blok Timur atau Blok Barat.

Selain itu, Bupati Ony juga menyampaikan gagasan Bung Karno soal Konferensi Asia Afrika di Bandung. Yang hal itu demi menjaga perdamaian dunia, saat itu.

Pada akhir sambutannya, Bupati Ony mengajak seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi harus lebih bersemangat. Memiliki gagasan dan pemikiran yang jauh kedepan. Hal itu demi generasi penerus yang lebih baik lagi.

“Sehingga generasi kedepan memiliki intelektual yang bagus, budi pekerti bagus, dan tentu saja jiwa nasionalisme tertanam kuat,” ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Sebagai penutup pada kegiatan tersebut, dilangsungkan doa bersama. Doa dipimpin KH Syamsudin. Doa-doa dilantunkan untuk Bung Karno, dan kebaikan Kabupaten Ngawi. (mmf/hs)