Senin
31 Agustus 2026 | 3 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Sembelih 51 Sapi, Eri Cahyadi Tinjau Peternakan di Pakal dan RPH

pdip-jatim-250605-sapi-presiden

SURABAYA – Menjelang Idul Adha 1446 H, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memeriksa langsung kelayakan hewan kurban di dua lokasi peternakan di Pakal dan PT Rumah Potong Hewan (RPH) Perseroda, Jalan Pegirikan, Kamis (5/6/2025).

Di peternakan milik Suyatno di Pakal, Eri memeriksa sapi kurban kiriman presiden. Sapi jenis Simental seberat 845 kilogram ini rencananya akan disalurkan ke warga Surabaya.

“Alhamdulillah, sapi dari Bapak Presiden ini diternak oleh peternak Surabaya, lokasinya ada di Pakal,” ucap Eri.

Usai dari Pakal, dia melanjutkan pengecekan ke RPH Surabaya. Menurutnya, sebagian besar sapi di lokasi tersebut dibeli oleh perangkat daerah Pemkot Surabaya.

“Saya juga membeli sapi di RPH. Insya Allah akan disembelih di Masjid Muhajirin Pemkot, Masjid Ampel, Masjid Rahmat, serta masjid dan lokasi lainnya di Surabaya,” ungkapnya.

Eri menyebut Pemkot akan menyembelih 50 ekor sapi, ditambah satu ekor dari presiden, total 51 ekor. Daging kurban tersebut akan dibagikan ke masyarakat. “Semoga ini berkah bagi masyarakat,” harapnya.

Dia juga memuji kualitas sapi yang diperiksa, seperti sapi jenis Brahman dari Lumajang (940 kg) dan Limosin dari Ponorogo (1.050 kg).

“Senang melihat sapi-sapi ini. Ketika kami membeli dengan harga dari RPH, ekspektasinya sesuai kemampuan kami,” katanya.

Eri turut mengimbau warga agar tidak menggunakan plastik sekali pakai untuk membungkus daging kurban.

“Plastik sulit didaur ulang, lebih baik pakai besek atau daun pisang,” tegasnya.

Dia juga minta warga tidak mencuci isi perut hewan (rumen) di sungai. “Sungai ini sumber air PDAM. Kalau tercemar, pengelolaannya makin sulit dan mahal. Kita butuh air bersih,” jelasnya.

Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar A Isnugroho, membenarkan RPH menerima 50 ekor sapi dari wali kota dan perangkat daerah.

“Alhamdulillah sapi kurban sesuai, dari tinggi, berat, dan ada tanduknya,” jelas Fajar.

Dia menyebut bobot sapi bervariasi, dari 700 kg hingga 1,3 ton. Beberapa pesanan dari Muhammadiyah dan NU akan dipotong di RPH, sementara sisanya menunggu arahan.

“Biasanya ada yang ke pondok, yayasan, warga, dan masjid,” ujarnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...