Minggu
01 November 2026 | 9 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Batu Dukung Dadaprejo sebagai Kampung Anggrek

pdip-jatim-dewanti-4000-anggrek1

BATU – Pemkot Batu berkomitmen mendukung dan membranding Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo sebagai pusat budidaya Anggrek.

Hal itu disampaikan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menghadiri acara Event Trilogi Dadaprejo ‘Menanam, Merawat, dan Menuai’, Minggu (6/10/2019).

Dewanti Rumpoko mengatakan, even itu sebagai tonggak untuk mewujudkan Kelurahan Dadaprejo sebagai kampung anggrek.

“Tanam anggrek sampai 4 ribu ini merupakan hal yang langka dan terbanyak di Indonesia. Ini sebagai wujud masyarakatnya komitmen ingin membesarkan nama daerahnya,” ucap Dewanti.

Dua tahun belakangan ini, Kelurahan Dadarejo mulai mengemas wilayahnya sebagai Kampung Anggrek. Sebutan Kampung Anggrek itu karena memang masyarakatnya banyak yang membudidayakan Anggrek.

Beberapa dari mereka seringkali mengikuti kontes anggrek hingga tingkat nasional. “Totalnya kurang lebih ada 40 orang yang membudidayakannya,” imbuh Dewanti.

Wali kota yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengatakan, acara menanam anggrek yang jumlahnya hingga empat ribu ini merupakan hal sangat langka dan terbanyak di Indonesia.

Semula, panitia hanya menyiapkan 3.000 bibit yang akan ditanam serentak. Namun antusias tinggi masyarakat membuat panitia menambah 1.000 lagi sehingga menjadi hingga 4 ribu.

Anggrek yang ditanam ada tiga spesies bibit yakni Anggrek Dendrobium Iasianthera, Anggrek Dendrobium Spectabile, dan Anggrek dendrobium stratiotes.

Masyarakat membawa pulang anggrek yang ditanam serentak. Nantinya anggrek yang dibawa pulang masyarakat itu diharapkan bisa tumbuh subur hingga berbunga.

Dewanti menambahkan, di tahun ini, Kelurahan Dadarejo mulai mengembangkan sebagai kampung anggrek. Sehingga, perlu didukung dengan beragam kegiatan untuk mendukung hadirnya kampung anggrek tersebut

“Hadirnya kampung Anggrek di sini karena memang masyarakatnya banyak yang membudidayakan anggrek. Bahkan, dari mereka sering mengikuti kontes anggrek hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu petani Anggrek Kelurahan Dadaprejo, Renantanda Dedek Setia Santoso, menambahkan, saat ini di kampung Anggrek ada 40 petani yang mengembangkan anggrek. Perputaran uangnya hingga Rp 400 juta per bulan.

“Karena itu melalui kegiatan ini supaya kampung anggrek ini bisa lebih dikenal masyarakat luas,” jelas Dedek. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...