Senin
20 April 2026 | 4 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Trenggalek Fasilitasi Calon PMI Bekerja di Korsel

pdip-jatim-250414-PMI-Nggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek beri kemudahan calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang ingin mencari nafkah ke Korea Selatan (Korsel).

Salah satu upaya Pemkab adalah membangun kerja sama dengan perwakilan Korea Selatan Lee Kyeong Youn, PT Intersolusi Indonesia serta BUMD BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Jwalita.

Bupati Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) menyebut kesepakatan kerja sama tersebut sebagai bentuk fasilitasi terhadap para pencari kerja di Kabupaten Trenggalek yang ingin bekerja di Korsel dan Jepang.

Selain menjamin kelegalan pekerjaan, Pemkab Trenggalek melalui BPR Jwalita juga menanggung biaya awal pemberangkatan PMI.

“Ini kan pahlawan devisa, kita pastikan nggak ketipu, nggak boncos duluan, kita berikan pelatihan sekaligus penyaluran,” ungkap Mas Ipin, Minggu (13/4/2025).

“Nanti semua biaya awal ditanggung BPR Jwalita sehingga calon pencari kerja ke Korea ini nggak perlu lagi harus bayar dulu, cari uang dulu, mau kerja aja susah,” lanjut bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut.

Mesmi memfasilitasi masyarakat untuk bekerja sebagai PMI, Mas Bupati Ipin menekankan bahwa Pemkab Trenggalek juga terus berupaya menciptakan lapangan pekerjaan di Trenggalek.

Namun ketika ada kesempatan untuk bekerja di luar negeri yang lebih menjanjikan pendapatannya, maka Pemkab Trenggalek juga akan memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk mengaksesnya.

“Ya, kan hidup ada pilihan, kita juga menciptakan lapangan pekerjaan di Trenggalek. Tapi kemudian kalau ada opportunity di luar Trenggalek apalagi di luar negeri yang menjanjikan pendapatan lebih, kenapa tidak,” ucap Mas Ipin.

Sementara itu Direktur Utama PT. Solusi Terampil Global Lee Kyeong Youn mengatakan bahwa Korea Selatan, khususnya Provinsi Gyeongnam sudah hampir 29 tahun melakukan kerja sama dengan Provinsi Jawa Timur.

Dari sekian tahun kerja sama tersebut, Lee menilai PMI dari Trenggalek selalu mempunyai nilai lebih terutama dari semangat dan etos kerja

“Memang di dalam Jawa Timur, saya paling suka itu Kabupaten Trenggalek. Ini jembatan pendidikan dan pekerjaan di Korea karena anak-anaknya itu mau belajar bahasa Korea dulu terus mereka baru bisa kerja di Korea, lebih gampang lebih hemat,” jelas Lee.

“Program ini kita bikinkan, mudah-mudahan ini sukses dan itu nanti anak-anaknya kirim uang kembali ke Trenggalek. Kabupaten Trenggalek itu bakal maju dan Indonesia juga akan maju, saya berharap seperti itu,” imbuhnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...