
NGAWI – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ngawi terus dikebut. Pemkab menargetkan vaksinasi mencapai 1500 dosis setiap harinya.
“Itu dalam rangka menciptakan herd immunity terkontrol di Kabupaten Ngawi,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Sabtu (3/7/2021).
Pelaksanaan target vaksinasi terus dikontrol Bupati Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko. Seperti hari kemarin, Jumat (2/7/2021), keduanya meninjau pelaksanaan vaksinasi di Desa Kawu, kecamatan Kedunggalar.
“Di Kawu ada 500-an dosis. Juga menyebar di beberapa Puskesmas. Total 1500 dosis per hari,“ kata Bupati Ony.
Sementara itu, soal pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai hari ini, Bupati Ony berharap masyarakat Kabupaten Ngawi secara ikhlas bisa disiplin menaati aturan.
“PPKM Darurat ini kesempatan bagi kita untuk memastikan kembali, kesehatan dan keselamatan masyarakat, itu yang utama,” ujar Mas Ony sapaan Bupati Ngawi kepada awak media.

Disebutkan Bupati yang diusung PDI Perjuangan ini, pihaknya akan memaksimalkan sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat secara secara persuasif dan humanis.
Hal itu juga agar tidak terjadi konflik horizontal di tengah masyarakat. Mengingat warga yang menolak menaati peraturan PPKM Darurat bisa dikenai pasal KUHP tentang tindakan melawan petugas.
“Harapannya dengan adanya PPKM Darurat tidak ada crash, tidak ada konflik horizontal. Tapi misalkan ada perlawanan sudah ada KUHP terkait melawan petugas,” kata Mas Ony.
Mas Ony juga mengimbau kepada masyarakat Ngawi untuk menahan diri tidak bepergian selama pemberlakukan PPKM Darurat. “WFH (work from home) di rumah, jangan terus keluar,” katanya. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS