Sabtu
01 Agustus 2026 | 2 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemilu Diwarnai Tebar Fitnah dan Saling Menjelekkan, Jokowi: Itu Bukan Nilai Islami

pdip-jatim-jokowi-rakernas-ldii

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat memilih calon presiden dan calon wakil presiden berdasarkan ide, gagasan serta prestasi apa yang dimiliki. Ajakan ini dia sampaikan saat berpidato di acara Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).

“Pilpres silakan pilih A atau B, tapi lihat programnya, lihat gagasannya, lihat idenya, lihat rekam jejaknya, track record-nya seperti apa,” kata Jokowi.

Dia berharap agar pesta demokrasi menjadi momentum masyarakat mendapatkan pemimpin yang berkualitas.

Oleh sebab itu, Jokowi menolak jika sebuah Pemilu diwarnai dengan saling menjelek- jelekkan, saling menebarkan fitnah. Selain merusak demokrasi, praktik-praktik itu juga dinilai tidak sesuai dengan ajaran agama.

“Hati-hati, itu bukan nilai- nilai etika yang kita miliki, itu bukan nilai-nilai Islami yang kita miliki,” ujarnya.

Presiden mengatakan, masyarakat memang harus pintar-pintar menyeleksi informasi yang benar dan akurat serta mana informasi yang fitnah dan bohong.

Apalagi saat ini perkembangan media sosial sangat dinamis. “Perkembangan teknologi itu harus disikapi dengan kearifan, kebijakan,” kata dia.

Terpisah, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo- Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, meyakini ke depan elektabilitas Ma’ruf ke depan akan terus meningkat.

Hal itu dia sampaikan menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyatakan cawapres di dua kubu belum mampu mendongkrak elektabilitas capres.

“Ini persoalan gerakan dari seluruh tim pemenangan. Kami yakin dengan Kiai Ma’ruf yang semakin masif datang ke daerah-daerah, perencanaan yang lebih baik. Ini akan menjadi satu kesatuan,” kata Hasto saat ditemui di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan.

Dia menambahkan yang terpenting untuk saat ini elektabilitas Presiden Joko Widodo sebagai capres jauh lebih tinggi dibandingkan Prabowo Subianto, saingannya. Dia pun meyakini ke depannya kehadiran Ma’ruf sebagai pendamping Jokowi akan mendongkrak elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Apa lagi, lanjut Hasto, sebagai seorang kiai, Ma’ruf memiliki basis massa yang besar untuk memperkuat elektabilitas Jokowi.

“Kiai Ma’ruf Amin tetap menampilkan sebagai ulama, sebagai sosok pengayom. Beliau akan difokuskan ke Jabar (Jawa Barat), Banten, Sumbar (Sumatera Barat), Jatim (Jawa Timur). Dukungannya cukup kuat. Ini yang kami yakini,” tuturnya.

Sebelumnya, survei terbaru SMRC yang dirilis, Minggu (7/10/2018), menyatakan elektabilitas Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul atas kompetitornya, Prabowo-Sandi pada 6 bulan sebelum Pilpres 2019.

Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 60,4 persen dan Prabowo-Sandiaga sebesar 29,8 persen. Unggulnya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin didukung tingginya elektabilitas Jokowi yang mencapai 60,2 persen. Sementara Prabowo hanya 28,7 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Krisis Air Bersih sebagai Prioritas Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menetapkan penanganan krisis air bersih akibat ...
BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...