Sabtu
26 September 2026 | 1 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemilih Muslim dan Kalangan Minoritas Dukung Jokowi-Ma’ruf

pdip-jatim-jokowi-maruf-unggul-debat-pertama

JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei menjelang Pemilu Presiden 2019 yang berlangsung pada 17 April 2019. LSI meneliti mengenai pergeseran sentimen agama setelah 6 bulan masa kampanye.

Hasilnya, mayoritas responden pemilih muslim dan pemilih dari kalangan minoritas (non-muslim), sama-sama memberikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Selisih kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin jauh lebih besar di segmen pemilih minoritas. Tapi, selisihnya lebih kecil di segmen pemilih muslim,” ujar peneliti LSI Ardian Sopa dalam jumpa pers, di Kantor LSI Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Dalam survei ini, LSI menggunakan simulasi kertas suara. Responden pemilih muslim sebesar 87,8 persen dan pemilih minoritas sebesar 12,2 persen diminta memberikan pilihannya kepada capres dan cawapres yang dipilih pada saat pemilu.

Saat dilakukan survei terhadap pemilih dari kalangan minoritas, sebanyak 80,3 persen responden memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara, yang memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 11,6 persen.

Dari simulasi ini, 0,7 persen suara tidak sah dan 7,4 persen yang menyatakan masih rahasia atau belum memutuskan.

Sementara, saat dilakukan survei terhadap pemilih dari kelompok mayoritas atau muslim, sebanyak 55,7 persen responden memilih Jokowi- Ma’ruf, dan 33,6 persen memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kemudian, 0,7 persen suara tidak sah dan 10,0 persen yang menyatakan masih rahasia atau belum memutuskan. Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan pada 18 -25 Februari 2019.

Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner.

Margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,9 persen. Peneliti menggunakan biaya sendiri dalam penelitian. Adapun, sumber dana tersebut berasal dari keuntungan jasa konsultan politik yang dilakukan di tingkat pemilihan daerah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...