Selasa
13 Oktober 2026 | 4 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembangunan Hotel di Surabaya Harus Diarahkan ke Wilayah Pinggiran

pdip jatim - sukadar sby

pdip jatim - sukadar sbySURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya mendesak pemerintah kota menghentikan pemberian izin pembangunan hotel yang berdiri di pusat kota. Komisi bidang pembangunan itu mendorong agar pendirian hotel diarahkan ke wilayah Surabaya Barat, Timur, Utara maupun Selatan.

Anggota Komisi C dari Fraksi PDI Perjuangan, Sukadar mengatakan, selama ini banyak hotel dibangun di pusat kota, seperti di Jl Basuki Rahmat, Jl Embong Malang maupun Jl Tunjungan. Selain mengakibatkan dampak terhadap kemacetan arus lalu lintas, kondisi ini menyebabkan tidak ada pemerataan ekonomi di Kota Pahlawan.

Kalau hal ini dibiarkan, sebut Sukadar, yang menikmati kue pertumbuhan ekonomi Surabaya hanya pusat saja. “Kawasan-kawasan pinggiran Surabaya juga harus dipikirkan agar bisa maju juga seperti Surabaya Pusat. Salah satu caranya, membangun hotel-hotel di pinggiran kota,” kata Sukadar, Kamis lalu.

Dengan adanya penyebaran pembangunan hotel, jelas Sukadar, maka distribusi pembangunan ekonomi juga akan lebih merata. Untuk menunjang penyebaran hotel di wilayah Surabaya, katanya, infrastruktur, khususnya jalan harus diperkuat.

Saat ini, lanjut Sukadar, Pemkot Surabaya sudah membangun akses jalan lingkar barat dan lingkar luar timur. Dia berharap tahun depan kedua proyek ini bisa dikerjakan secara lebih maksimal agar cepat selesai.

“Infrastruktur jalan ini penting untuk memperlancar lalu lintas. Jika jalan lingkar luar timur maupun lingkar barat selesai dibangun, tentu pengusaha akan berbondong-bondong berinvestasi di kawasan tersebut,” ujarnya.

Terkait dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu mengakui bahwa pertumbuhan bisnis hospitality tidak mampu diprediksi pemkot. Sehingga wajar ketika ada bangunan hotel yang berdiri di atas lahan yang tidak masuk dalam RTRW.

Namun menurutnya, RTRW ini bisa diubah sesuai dengan perkembangan kota. “Nantinya untuk perubahan RTRW ini, Pemkot bisa koordinasi dengan DPRD. Bisa kok RTRW itu diubah. Yang penting asas kemanfaatannya jelas. Misalnya, ketika RTRW diubah, tidak mematikan kegiatan ekonomi masyarakat setempat,” urai dia.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur (Jatim), M Sholeh menyatakan sepakat jika ada penyebaran hotel. Menurutnya, saat ini jumlah hotel yang ada di pusat kota sudah berada diatas batas kewajaran.

Dia juga sepakat jika pemkot menolak perizinan pembangunan hotel di Surabaya pusat dan mengalihkannnya ke daerah pinggiran Surabaya. “Sekarang kan banyak wilayah selain Surabaya pusat yang itu menarik. Misalnya Rungkut di Surabaya timur. Saat ini sudah mulai banyak hotel berdiri di sekitar kawasan tersebut,” katanya.

Sejak 2012 hingga saat ini, sebutnya, ada sebanyak 100 hotel baru di Jawa Timur, dan sebagian besar dibangun di Surabaya. Rata-rata dibangun di pusat kota.

Tak hanya menghentikan pembangunan hotel, khusus yang bujet (ekonomi), Pemkot juga harus membentuk zonasi hotel. Artinya harus ada penyebaran pendirian hotel. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...
KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...