Selasa
03 November 2026 | 5 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembangunan Hotel di Surabaya Harus Diarahkan ke Wilayah Pinggiran

pdip jatim - sukadar sby

pdip jatim - sukadar sbySURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya mendesak pemerintah kota menghentikan pemberian izin pembangunan hotel yang berdiri di pusat kota. Komisi bidang pembangunan itu mendorong agar pendirian hotel diarahkan ke wilayah Surabaya Barat, Timur, Utara maupun Selatan.

Anggota Komisi C dari Fraksi PDI Perjuangan, Sukadar mengatakan, selama ini banyak hotel dibangun di pusat kota, seperti di Jl Basuki Rahmat, Jl Embong Malang maupun Jl Tunjungan. Selain mengakibatkan dampak terhadap kemacetan arus lalu lintas, kondisi ini menyebabkan tidak ada pemerataan ekonomi di Kota Pahlawan.

Kalau hal ini dibiarkan, sebut Sukadar, yang menikmati kue pertumbuhan ekonomi Surabaya hanya pusat saja. “Kawasan-kawasan pinggiran Surabaya juga harus dipikirkan agar bisa maju juga seperti Surabaya Pusat. Salah satu caranya, membangun hotel-hotel di pinggiran kota,” kata Sukadar, Kamis lalu.

Dengan adanya penyebaran pembangunan hotel, jelas Sukadar, maka distribusi pembangunan ekonomi juga akan lebih merata. Untuk menunjang penyebaran hotel di wilayah Surabaya, katanya, infrastruktur, khususnya jalan harus diperkuat.

Saat ini, lanjut Sukadar, Pemkot Surabaya sudah membangun akses jalan lingkar barat dan lingkar luar timur. Dia berharap tahun depan kedua proyek ini bisa dikerjakan secara lebih maksimal agar cepat selesai.

“Infrastruktur jalan ini penting untuk memperlancar lalu lintas. Jika jalan lingkar luar timur maupun lingkar barat selesai dibangun, tentu pengusaha akan berbondong-bondong berinvestasi di kawasan tersebut,” ujarnya.

Terkait dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu mengakui bahwa pertumbuhan bisnis hospitality tidak mampu diprediksi pemkot. Sehingga wajar ketika ada bangunan hotel yang berdiri di atas lahan yang tidak masuk dalam RTRW.

Namun menurutnya, RTRW ini bisa diubah sesuai dengan perkembangan kota. “Nantinya untuk perubahan RTRW ini, Pemkot bisa koordinasi dengan DPRD. Bisa kok RTRW itu diubah. Yang penting asas kemanfaatannya jelas. Misalnya, ketika RTRW diubah, tidak mematikan kegiatan ekonomi masyarakat setempat,” urai dia.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur (Jatim), M Sholeh menyatakan sepakat jika ada penyebaran hotel. Menurutnya, saat ini jumlah hotel yang ada di pusat kota sudah berada diatas batas kewajaran.

Dia juga sepakat jika pemkot menolak perizinan pembangunan hotel di Surabaya pusat dan mengalihkannnya ke daerah pinggiran Surabaya. “Sekarang kan banyak wilayah selain Surabaya pusat yang itu menarik. Misalnya Rungkut di Surabaya timur. Saat ini sudah mulai banyak hotel berdiri di sekitar kawasan tersebut,” katanya.

Sejak 2012 hingga saat ini, sebutnya, ada sebanyak 100 hotel baru di Jawa Timur, dan sebagian besar dibangun di Surabaya. Rata-rata dibangun di pusat kota.

Tak hanya menghentikan pembangunan hotel, khusus yang bujet (ekonomi), Pemkot juga harus membentuk zonasi hotel. Artinya harus ada penyebaran pendirian hotel. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Puan Maharani Ajak Perkuat Demokrasi yang Menghadirkan Kesejahteraan Sosial

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa kembali memperkuat gagasan demokrasi yang sejak ...
SEMENTARA ITU...

Evaluasi Peringkat ke-11 Porprov 2025, Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Menuju Lima Besar

KEDIRI – Kabupaten Kediri membidik posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Untuk ...
LEGISLATIF

Banjir Lahar Semeru, Eko Yunianto Desak Posko Darurat dan Logistik Pengungsian Dioptimalkan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto, meminta optimalisasi posko darurat dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...