Senin
25 Mei 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembangunan Hotel di Surabaya Harus Diarahkan ke Wilayah Pinggiran

pdip jatim - sukadar sby

pdip jatim - sukadar sbySURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya mendesak pemerintah kota menghentikan pemberian izin pembangunan hotel yang berdiri di pusat kota. Komisi bidang pembangunan itu mendorong agar pendirian hotel diarahkan ke wilayah Surabaya Barat, Timur, Utara maupun Selatan.

Anggota Komisi C dari Fraksi PDI Perjuangan, Sukadar mengatakan, selama ini banyak hotel dibangun di pusat kota, seperti di Jl Basuki Rahmat, Jl Embong Malang maupun Jl Tunjungan. Selain mengakibatkan dampak terhadap kemacetan arus lalu lintas, kondisi ini menyebabkan tidak ada pemerataan ekonomi di Kota Pahlawan.

Kalau hal ini dibiarkan, sebut Sukadar, yang menikmati kue pertumbuhan ekonomi Surabaya hanya pusat saja. “Kawasan-kawasan pinggiran Surabaya juga harus dipikirkan agar bisa maju juga seperti Surabaya Pusat. Salah satu caranya, membangun hotel-hotel di pinggiran kota,” kata Sukadar, Kamis lalu.

Dengan adanya penyebaran pembangunan hotel, jelas Sukadar, maka distribusi pembangunan ekonomi juga akan lebih merata. Untuk menunjang penyebaran hotel di wilayah Surabaya, katanya, infrastruktur, khususnya jalan harus diperkuat.

Saat ini, lanjut Sukadar, Pemkot Surabaya sudah membangun akses jalan lingkar barat dan lingkar luar timur. Dia berharap tahun depan kedua proyek ini bisa dikerjakan secara lebih maksimal agar cepat selesai.

“Infrastruktur jalan ini penting untuk memperlancar lalu lintas. Jika jalan lingkar luar timur maupun lingkar barat selesai dibangun, tentu pengusaha akan berbondong-bondong berinvestasi di kawasan tersebut,” ujarnya.

Terkait dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu mengakui bahwa pertumbuhan bisnis hospitality tidak mampu diprediksi pemkot. Sehingga wajar ketika ada bangunan hotel yang berdiri di atas lahan yang tidak masuk dalam RTRW.

Namun menurutnya, RTRW ini bisa diubah sesuai dengan perkembangan kota. “Nantinya untuk perubahan RTRW ini, Pemkot bisa koordinasi dengan DPRD. Bisa kok RTRW itu diubah. Yang penting asas kemanfaatannya jelas. Misalnya, ketika RTRW diubah, tidak mematikan kegiatan ekonomi masyarakat setempat,” urai dia.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur (Jatim), M Sholeh menyatakan sepakat jika ada penyebaran hotel. Menurutnya, saat ini jumlah hotel yang ada di pusat kota sudah berada diatas batas kewajaran.

Dia juga sepakat jika pemkot menolak perizinan pembangunan hotel di Surabaya pusat dan mengalihkannnya ke daerah pinggiran Surabaya. “Sekarang kan banyak wilayah selain Surabaya pusat yang itu menarik. Misalnya Rungkut di Surabaya timur. Saat ini sudah mulai banyak hotel berdiri di sekitar kawasan tersebut,” katanya.

Sejak 2012 hingga saat ini, sebutnya, ada sebanyak 100 hotel baru di Jawa Timur, dan sebagian besar dibangun di Surabaya. Rata-rata dibangun di pusat kota.

Tak hanya menghentikan pembangunan hotel, khusus yang bujet (ekonomi), Pemkot juga harus membentuk zonasi hotel. Artinya harus ada penyebaran pendirian hotel. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion Ketonggo Ngawi Bersiap Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional

NGAWI – Stadion Ketonggo di Ngawi bersiap menyambut gelaran putaran 64 besar Liga 4 Nasional yang akan berlangsung ...
EKSEKUTIF

Tingkat Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Lukman Resmikan Kanal Pengaduan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih ...
KRONIK

Festival Perempuan Pesisir, Ruang Solidaritas dan Aspirasi Perempuan Kawasan Pantai

SUMENEP – Ratusan pengunjung memadati Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep, menyaksikan Festival Perempuan ...
KRONIK

Hadapi Ancaman El Nino dan Degradasi Sosial, Wiwin Sumrambah Desak Penguatan Kemandirian Warga

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengeluarkan peringatan keras terkait kondisi sosial ...
KRONIK

Harlah Muslimat NU, Bupati Ipuk: Gotong Royong Kunci Keberhasilan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah ...