NGAWI – Roadshow kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono – Dwi Rianto Jatmiko berlanjut di pasar Karangjati, Selasa (22/10/2024). Di pasar tradisional tersebut, cabup Ony menerima keluhan dari para pedagang baju yang sepi pembeli.
Ony-Antok berkeliling pasar Karangjati bersama tim pemenangan. Kehadirannya untuk menyapa para warga, yang mayoritas pedagang dan pembeli di pasar Karangjati. Sejumlah keluhan diutarakan kepada paslon yang punya slogan Guyub Rukun Lanjutkan Kebaikan tersebut.
Salah satu keluhan yang diutarakan kepada Ony-Antok soal pedagang baju. Mereka mengeluh pendapatan turun. Sebab, kalah bersaing dengan penjual baju online yang kian menjamur.
“Pemilik kios baju mengaku banyak penurunan omzet, karena banyaknya toko online yang menjadi alternatif jual beli,” kata Ony Anwar Harsono.
Kader PDI Perjuangan itu menerangkan, pihaknya akan menyiapkan skema demi membantu para pedagang baju konvensional. Caranya dengan memberikan pelatihan jual beli online bagi mereka.

Ony Anwar Harsono menyampaikan, di era digital sekarang, masyarakat mesti beradaptasi dengan teknologi. Jika tidak mengikuti, maka akan tergerus oleh zaman.
“Kedepan pemilik kios ini juga harus dilatih terkait digital marketing. Perkembangan zaman ini sebagai sebuah keniscayaan, akan mengubah pola hilirasiasi perdagangan kita,” ucap Ony Anwar Harsono.
Selain soal sepinya pasar, Ony-Antok juga mendapat masukan mengenai sistem drainase. Dimana saat musim penghujan, air kerap menggenangi jalan di depan pasar Karangjati.
Ony Anwar Harsono menjelaskan, perbaikan drainase menjadi tanggung jawab Balai di Provinsi Jawa Timur. Kendati begitu, pihaknya selama menjabat Bupati Ngawi setiap tahun rutin mengusulkan perbaikan.
“Insya Allah tahun 2024-2025, drainase depan pasar Karangjati yang mengarah ke barat. Sehingga drainase bisa kembali normal, dan saat hujan air tidak menggenangi jalan lagi,” kata Ony Anwar Harsono. (and/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS