Selasa
04 Agustus 2026 | 6 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Pastikan 22 Mei Aman

pdip-jatim-Ilustrasi-pemilu-2019

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, tidak perlu takut dengan apa yang akan terjadi pada 22 Mei 2019 depan. Pihaknya memastikan dengan perjuangan rakyat, maka puncak rekapitulasi Pemilu 2019 oleh KPU pada 22 Mei tersebut berjalan dengan aman.

“Ketika ada pendukung pihak yang kalah menyatakan ketidakpuasannya, tetap bisa melalui Mahkamah Konstitusi,” kata Hasto dalam Mimbar Kebangkitan Nasional yang digelar di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Bagi mereka yang tidak percaya pada hukum dan kekuatan rakyat yang demokratis, Hasto menyarankan untuk berpikir ulang.

“Karena tidak hanya politik hukum negara yang akan menghadapi mereka tetapi juga keadaulatan rakyat itu sendiri,” ujarnya.

PDIP berpendapat ketika rakyat sudah menyampaikan haknya secara bebas untuk menentukan pemimpinnya lewat jalur demokrasi di pemilu kemudian diganggu pihak-pihak tertentu, maka akan berhadapan dengan masyarakat itu sendiri.

“Mereka yang suka menghasut rakyat tidak memahami intisari dari kekuatan rakyat itu sendiri,” kata Hasto.

Menurut Hasto, narasi curang yang dibangun dalam pemilu ini mengingkari kedaulatan rakyat. Ada pihak-pihak yang coba mengingkari pemilu dengan menghasut agar rakyat tidak percaya pada mekanisme demokrasi yang dibangun.

“Bagaimana mungkin mereka kemudian membuat gerakan menghasut rakyat dengan narasi curang yang sebenarnya adalah mengingkari rakyat itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) untuk pilpres 2019 hingga Senin (19/5/2019) pukul 17.00 WIB, masih mencatat keunggulan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin atas Prabowo – Sandiaga Uno. Jokowi – Ma’ruf meraih 77.947.979 suara, sedangkan Prabowo – Sandiaga mendapat 62.378.330 suara.

Suara yang masuk ke KPU sudah mencapai atau 91,57 persen dari total suara hasil pencoblosan. Dilansir dari situs pemilu2019.kpu.go.id,  perolehan suara Jokowi – Ma’ruf  55,55 persen; sedangkan Prabowo – Sandiaga adalah 44,45 persen.

Selisihnya 15.568.646 suara atau 11,10 persen. Angka itu didapat dari penghitungan 744.803 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PDI Perjuangan Jember: Efisiensi Anggaran Lebih Masuk Akal daripada Menambah Utang

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung Komitmen Kawal Usulan Warga hingga Tuntas

TULUNGAGUNG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumarno, menegaskan komitmennya untuk terus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...