oleh

PDIP Jatim Kerahkan 1.260 Saksi Amankan Suara Dewanti-Punjul

KOTA BATU – Jajaran pengurus PDI Perjuangan Jatim optimistis, pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso akan memenangi Pilkada di kota Batu pada Rabu (15/2/2017).

Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari, keyakinan untuk memenangkan pasangan Dewanti-Punjul muncul karena seluruh elemen mesin partai sampai jelang hari-H coblosan Pilwali Batu, sudah berjalan dengan baik.

“Sombong itu tidak boleh, namun melihat fakta di lapangan masyarakat Batu masih menginginkan kepemimpinan Eddy Rumpoko memimpin Jatim,” kata Sri Untari, Selasa (14/2/2017).

Karena sudah dua kali, harapannya, Dewanti Rumpoko yang tak lain istri Eddy Rumpoko bisa meneruskan gaya-gaya kepemimpinan Eddy Rumpoko,”

Untuk mengamankan suara dari paslon Dewanti-Punjul di Pilwali Batu, pihaknya mengerahkan 1.260 saksi yang disebar di seluruh TPS di Batu.

“Itu kader murni dari PDIP. Belum lagi dari relawan ataupun sayap dari PDIP Jatim. Kami ingin memenangi Pilwali Batu dengan bersih dan jujur,” ujarnya.

Dalam pilkada serentak yang digelar di seluruh Indonesia di 2017, di Jatim hanya Kota Batu yang menggelar pilkada. Ada empat pasangan yang ikut Pilwali Batu, yakni H Rudi-Sujono Djonet, Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso, H. Hairuddin-Hendra Angga Sonatha, dan Abdul Majid-Kasmuri Idris.

Sementara itu, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko menyatakan optimistis, partisipasi pemilih dalam Pilkada Batu lebih baik ketimbang pilkada sebelumnya. Untuk pemilih pilkada tahun ini diperkirakan di atas 80 persen.

“Partisipasi pemilih, Insya Allah akan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, baik itu pilkada, pileg, pilpres,” kata Eddy Rumpoko.

Kader PDI Perjuangan yang akrab disapa ER ini turun sendiri ke masyarakat dan mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Kota Batu.

ER juga yakin, situasi menjelang coblosan di Batu, aman dan kondusif.

“Semua sudah bekerja dengan bagus, baik Polri, TNI, KPU dan Panwaslu. Saya lihat kondisi nggak ada masalah, karena semua menyadari bahwa ini kan daerah wisata. Kalau ada hal-hal tidak bagus kan bisa merugikan masyarakat sendiri,” ucapnya. (goek)