Pastikan PDIP Hattrick, Adi Sutarwijono: Banteng Surabaya Terus Bergerak di Masyarakat

 250 pembaca

Kemenangan yang ditargetkan PDI Perjuangan Surabaya bukan sekadar untuk menang Pemilu, melainkan juga diiringi dengan penambahan kursi untuk DPRD Kota Surabaya, DPRD Jatim dari Dapil Surabaya, maupun DPR RI dari Dapil yang berkaitan dengan Surabaya.

SURABAYA – Konsolidasi ribuan kader banteng yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya dan dihadiri Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Ballroom Empire Palace, Rabu (29/11/2022) malam, berjalan gegap gempita.

Sebanyak 2 ribuan kader PDIP se-Surabaya berbondong-bondong sejak sebelum sore hari. Berkumpul dan mendengarkan arahan Hasto Kristiyanto terkait penguatan konsolidasi dan kerja kerakyatan, serta mencetak kemenangan hattrick PDI Perjuangan atau 3 kali berturut-turut pada Pemilu 2024.

Dalam forum itu, Hasto Kristiyanto memompa semangat dan memberikan motivasi bagi kader-kader banteng di Kota Surabaya untuk selalu bergerak di tengah-tengah rakyat.

Baca: Gembleng 2.078 Pengurus Banteng se-Surabaya, Hasto Beber Kunci Menangkan Pemilu 2024

“Dalam kesempatan baik ini, saya juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri untuk kader-kader banteng di Kota Surabaya. Tetap tegakkan disiplin partai, perkuat soliditas partai, dan selalu begerak di tengah-tengah rakyat,” kata Hasto.

Kegiatan konsolidasi itu didahului oleh penyampaian laporan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. Ia menyampaikan tentang perkembangan kinerja jajaran kader banteng Surabaya di lapangan.

“Konsolidasi terus berlangsung hingga menjangkau pengurus PDI Perjuangan paling bawah. Kita semua ingin mencetak sejarah, yakni memenangkan PDI Perjuangan 3 kali berturut-turut atau hattrick dalam Pemilu 2024. Dan kita semua ingin menjadi bagian generasi yang mencetak sejarah itu,” kata Adi.

Dia menyebutkan, seluruh kader banteng di Kota Pahlawan terus menjalankan kerja-kerja kerakyatan setiap hari di tengah-tengah masyarakat.

Tiada hari dilewati tanpa kerja membantu masyarakat, baik itu di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur, lingkungan, dan sebagainya.

Menurut Adi, kerja-kerja kerakyatan itu digerakkan melalui gotong royong para kader dan pengurus PDI Perjuangan di Kota Surabaya.

Mulai pengurus PDIP di tingkat anak ranting (level RW), ranting (kelurahan), anak cabang (kecamatan), hingga cabang (kota), dengan kolaborasi erat Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya dan sinergi erat Wali Kota Eri Cahyadi serta Wakil Wali Kota Armuji.

“Kawan-kawan bergerak, bersama-sama, holopis kuntul baris. Bergotong royong. Pergerakan di lapangan tiada henti, tiap hari. Masuk dari kampung ke kampung, di jantung aktivitas warga. Membantu dan memberi solusi masalah warga, sebagaimana instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader banteng berada di tengah-tengah rakyat, membersamai warga dalam segala situasi,” ujarnya.

Hadir dalam agenda tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari dan jajaran, dan seluruh jajaran DPC PDIP Surabaya.

Adi mengatakan, kemenangan yang ditargetkan oleh PDIP Surabaya bukan sekadar untuk menang Pemilu saja, melainkan juga diiringi dengan penambahan kursi.

Target penambahan kursi itu untuk DPRD Kota Surabaya, DPRD Jatim dari Dapil Surabaya, maupun DPR RI dari Dapil yang berkaitan dengan Surabaya.

Baca juga: Kunjungi ‘Viaduct’, Hasto: Cermin Gotong Royong Kerakyatan Kader Banteng Surabaya

“Kemenangan PDI Perjuangan juga untuk memastikan bahwa pengelolaan kebijakan pemerintahan di Kota Surabaya tetap didedikasikan untuk rakyat,” papar dia.

Politisi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya ini mengajak seluruh elemen Partai di Kota Pahlawan untuk terus bekerja keras, serta tidak terlena pada hasil survei independen yang selalu menempatkan PDI Perjuangan di posisi teratas.

“Kunci kemenangan bukanlah hasil survei. Hasil survei hanya sebagai panduan pemetaan lapangan. Kunci kemenangan adalah kerja gotong royong dan soliditas seluruh elemen partai dalam skema tiga pilar, yaitu para kader di seluruh struktur partai, legislatif dari kader partai, dan eksekutif dari kader partai,” sebutnya. (dhani/pr)