Minggu
06 September 2026 | 6 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pamer Tas Buatan UMKM Trenggalek, Novita Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreatif

pdip-jatim-241119-novita-2

JAKARTA – Dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif, Senin (18/11/2024), Novita Hardini mengatakan, perlu ada langkah strategis untuk melindungi dan mengangkat nilai ekonomi kreatif lokal.

Novita memberikan contoh nyata melalui tas buatan UMKM Trenggalek yang ia gunakan.

“Ini tas buatan Trenggalek, jika dijual di Prada bisa mencapai Rp 30 juta, bahkan hingga 75 juta karena memiliki nilai vintage dan handmade. Tapi kenapa UMKM kita hanya menjualnya seharga 250 ribu rupiah?” ujar Novita, sebagamana keterangan yang diterima media ini.

Menurutnya, perbedaan harga yang signifikan menunjukkan adanya kesenjangan nilai apresiasi terhadap produk ekonomi kreatif lokal.

Baca juga: Novita Hardini Dorong Tingkatkan Nilai Ekonomi Budaya Lokal sebagai Potensi Kreatif Nasional

Hal ini menjadi alasan kuat untuk mendorong kebijakan perlindungan terhadap nilai ekonomi kreatif yang mampu bersaing di pasar global.

Dia juga mengapresiasi berbagai program flagship yang dirancang Kementerian Ekonomi Kreatif, namun menekankan pentingnya realisasi yang menyeluruh dan berkeadilan.

“Kita membutuhkan regulasi yang jelas untuk mendukung ekonomi kreatif. Program flagship yang telah disusun sangat komprehensif, tapi kita ingin ini benar-benar terealisasi pada tahun 2025. Salah satu kunci utamanya adalah pemerataan pengetahuan masyarakat tentang ekonomi kreatif,” tambahnya.

Tidak hanya itu legislator perempuan satu-satunya dari dapil Jawa Timur 7 itu juga menyoroti pentingnya membedakan antara UMKM dan ekonomi kreatif, serta menjadikan pendidikan sebagai prioritas dalam program Kementerian Ekonomi Kreatif.

Dia berharap program ini dapat menyasar pemerataan ekonomi di seluruh daerah, terutama wilayah terpencil yang masih minim perhatian.

“Indonesia Emas 2045 hanya akan terwujud jika kita bisa mewujudkan dua kata kunci yaitu adil dan makmur. Menekan angka kemiskinan saja tidak cukup, pemerataan juga harus menjadi fokus utama,” kata Novita.

“Saya minta dengan hormat agar anggaran 2 triliun lebih yang dialokasikan, dapat digunakan dengan bijak dan adil untuk daerah-daerah terpencil, termasuk dapil kami di Komisi VII,” sambung legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Novita berharap agar Kementerian Ekonomi Kreatif dapat mengoptimalkan kebijakan yang tidak hanya mengurangi kemiskinan. Tapi juga membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...
KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...