NGAWI – Hujan deras beberapa waktu lalu menyebabkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Akibatnya, ratusan kepala keluarga ikut terdampak atas kejadian tersebut.
Kader-kader PDI Perjuangan di wilayah setempat tidak tinggal diam, mengetahui masyarakat sekitar kesusahan akibat luapan banjir.
Menurut Ketua PAC Karangjati, Sojo, ada ratusan rumah terdampak banjir akibat luapan air hujan beberapa waktu lalu. Ratusan rumah yang kebanjiran itu, tersebar di beberapa desa.
“Sesuai data Kecamatan Karangjati, di Desa Rejuno ada 11 rumah terdampak, Rejomulyo 49, Legundi 17, Karangjati 105, Jatipuro 27, Sidorejo 9, Danguk 4, dan Sawo 2 rumah,” kata Sojo kepada pdiperjuangan-jatim.com, pada Senin (7/11/2022).

Sojo menyampaikan, dari sejumlah data warga yang terdampak luapan banjir tersebut, sebagaian besar sudah mendapatkan bantuan berupa sembako dari PDI Perjuangan. Proses distribusi masih terus berlanjut hingga sekarang.
“Tinggal desa Sidorejo, Danguk, Jatipuro, dan Sawo yang belum tercover. Tetapi tetap akan kami perjuangkan, agar bisa mendapatkan bantuan. Saat ini sudah kami koordinasikan dengan Dinas Sosial,” katanya.
“Harapan kami, yang belum tercover bantuan dari partai, ada uluran tangan dari Dinsos,” ujar Sojo yang juga Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Ngawi tersebut.
Sojo mengungkapkan, banjir yang terjadi di Karangjati merupakan kali kedua di musim penghujan ini. Sebelumnya, luapan air hujan menggenangi desa Campurasri tiga hari sebelumnya.

“Alhamdulillah untuk yang di Desa Campurasri sudah tersalurkan, sudah teratasi. Untuk banjir yang kedua ini, kami juga masih melanjutkan penyaluran bansos. Dan kami ingin inventarisasi yang jelas, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujar Sojo.
Di samping menyalurkan bantuan berupa sembako dari PDI Perjuangan, kader-kader partai Karangjati juga sigap membantu evakuasi warga yang terdampak banjir.
Berita terkait:Wabup Antok Cek Lokasi Banjir, Temukan Penyebab di Drainase
Salah satunya, kader-kader partai mengevakuasi lansia yang terjebak banjir di rumahnya, untuk dibawa ke tempat yang lebih aman. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










