BLITAR – Kader muda PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Yosi Tutut Gunawan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati ke DPC setempat, Kamis (16/5/2024).
Langkah tersebut mengisyaratkan dirinya untuk ikut dalam perebutan rekomendasi DPP PDI Perjuangan untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar periode 2024-2029.
Yosi, yang notabene berlatar belakang pengusaha mengungkapkan isi hatinya maju menjadi bakal calon Bupati Blitar. Dia mengaku merasa terpanggil setelah melihat kondisi Kabupaten Blitar saat ini.
Menurutnya, masih banyak program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Blitar jauh dari harapan dan secara garis besar tidak menyentuh kebutuhan masyarakat secara umum.
“Apa yang kami dengar dan lihat kondisi masyarakat bawah, membuat kami prihatin. Saya bertekad bulat maju menjadi bakal calon bupati agar bisa memberikan solusi kongkrit dan nyata ke depannya,” kata Yosi.
![](https://i0.wp.com/pdiperjuangan-jatim.com/wp-content/uploads/2024/05/pdip-jatim-240517-yosi-blitar-2.jpg?resize=750%2C520&ssl=1)
Lalu dengan gamblang dia membeberkan sejumlah misi yang bakal dia emban, seperti menjadikan Kabupaten Blitar menjadi lebih baik dan maju melalui program-program yang fresh dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Bismillah saja, semoga apapun nanti keputusan dari DPP adalah yang terbaik bagi masa depan Kabupaten Blitar,” ucapnya.
Disinggung sejumlah politisi senior yang ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati, Yosi mengaku tetap optimistis dan yakin bahwa siapapun yang nantinya mendapatkan rekomendasi dari DPP adalah figur terbaik dari yang terbaik.
Yosi juga tidak akan mempermasalahkan siapa saja yang akan mendapatkan rekomendasi menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar.
Dia memastikan akan tetap patuh dan taat dengan keputusan partai. Bagi dirinya keputusan partai adalah kepentingan rakyat.
“Siapapun nanti, selama sudah menjadi keputusan DPP maka kami sebagai kader akan mendukung penuh untuk memenangkannya. Jadi garis besarnya adalah PDI Perjuangan harus merebut kembali kursi kepala daerah,” tandasnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS