Selasa
20 Oktober 2026 | 5 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

OJK-LSAI Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan, Abrari: Guna Mendukung Pembangunan Ekonomi Daerah

PDIP-Jatim-Abrari-21062022

SUMENEP – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Studi Arus Literasi (LSAI) kembali menggelar Sosialisasi Literasi Keuangan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (20/6/2022). Salah satu tujuan sosialisasi tersebut ialah untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah.

“Sosialisasi ini kami lakukan guna mendukung pembangunan ekonomi daerah. Salah satunya di Kabupaten Sumenep,” ujar Direktur Eksekutif LSAI, Abrari.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengungkapkan, selain mendukung pembangunan ekonomi daerah, sosialisasi literasi dan inklusi keuangan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan berbagai macam produk keuangan bagi masyarakat.

“Semakin luas pengetahuan finansial masyarakat, maka akan tambah familiar dan mengenal produk keuangan di pasaran,” tambah lelaki yang akrab dipanggil Abe ini.

Abe berharap, dengan adanya sosialisasi ini masyarakat lebih tahu cara memanfaatkan produk keuangan, sehingga lebih berani untuk mencoba menikmati produk keuangan berdasar kebutuhannya.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep. Dalam acara tersebut, OJK dan LSAI mengundang dua pemateri kompeten. Mereka adalah Pimpinan Cabang Bank Mandiri Sumenep, Opon Sopandi dan Dosen Administrasi Publik Universitas Wiraraja Madura, Rillia Aisyah Haris.

Opon Sopandi menyampaikan, literasi keuangan adalah pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait finansial agar mampu mengelola dan memanfaatkan keuangan secara maksimal. Sehingga masyarakat dapat memiliki bekal edukasi yang mumpuni terkait finansial dan dapat bijak dalam mengambil sikap terkait dengan keputusan keuangan.

Sementara, jelas Opon, inklusi keuangan adalah ketersediaan akses pada berbagai lembaga, produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

“Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu ketersediaan akses produk serta layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuannya,” jelasnya.

Sementara Dosen Administrasi Publik Universitas Wiraraja Madura, Rillia Aisyah Haris, menambahkkan, bahwa tujuan literasi keuangan itu untuk meningkatkan literasi seseorang yang sebelumnya ‘less literate’ atau not literate menjadi well literate.

“Memilih dan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan. Tak kalah penting agar masyarakat terhindar dari investasi instrumen keuangan yang tidak jelas,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...