Kamis
04 Juni 2026 | 10 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

OJK-LSAI Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan, Abrari: Guna Mendukung Pembangunan Ekonomi Daerah

PDIP-Jatim-Abrari-21062022

SUMENEP – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Studi Arus Literasi (LSAI) kembali menggelar Sosialisasi Literasi Keuangan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (20/6/2022). Salah satu tujuan sosialisasi tersebut ialah untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah.

“Sosialisasi ini kami lakukan guna mendukung pembangunan ekonomi daerah. Salah satunya di Kabupaten Sumenep,” ujar Direktur Eksekutif LSAI, Abrari.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengungkapkan, selain mendukung pembangunan ekonomi daerah, sosialisasi literasi dan inklusi keuangan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan berbagai macam produk keuangan bagi masyarakat.

“Semakin luas pengetahuan finansial masyarakat, maka akan tambah familiar dan mengenal produk keuangan di pasaran,” tambah lelaki yang akrab dipanggil Abe ini.

Abe berharap, dengan adanya sosialisasi ini masyarakat lebih tahu cara memanfaatkan produk keuangan, sehingga lebih berani untuk mencoba menikmati produk keuangan berdasar kebutuhannya.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep. Dalam acara tersebut, OJK dan LSAI mengundang dua pemateri kompeten. Mereka adalah Pimpinan Cabang Bank Mandiri Sumenep, Opon Sopandi dan Dosen Administrasi Publik Universitas Wiraraja Madura, Rillia Aisyah Haris.

Opon Sopandi menyampaikan, literasi keuangan adalah pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait finansial agar mampu mengelola dan memanfaatkan keuangan secara maksimal. Sehingga masyarakat dapat memiliki bekal edukasi yang mumpuni terkait finansial dan dapat bijak dalam mengambil sikap terkait dengan keputusan keuangan.

Sementara, jelas Opon, inklusi keuangan adalah ketersediaan akses pada berbagai lembaga, produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

“Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu ketersediaan akses produk serta layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuannya,” jelasnya.

Sementara Dosen Administrasi Publik Universitas Wiraraja Madura, Rillia Aisyah Haris, menambahkkan, bahwa tujuan literasi keuangan itu untuk meningkatkan literasi seseorang yang sebelumnya ‘less literate’ atau not literate menjadi well literate.

“Memilih dan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan. Tak kalah penting agar masyarakat terhindar dari investasi instrumen keuangan yang tidak jelas,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...