Kamis
29 Oktober 2026 | 11 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Dorong ITB Optimalkan Potensi Daya Tarik Wisata Indonesia

pdip-jatim-250313-NH-1

JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menegaskan bahwa RUU Kepariwisataan harus mampu menghadirkan paradigma baru dalam sektor pariwisata yang selama ini belum banyak dipikirkan.

Salah satunya adalah penguatan Indonesia Tourism Board (ITB) agar dapat menjadikan Indonesia sebagai leading tourism destination di ASEAN.

“RUU Kepariwisataan ini menarik karena membawa paradigma baru dalam sektor pariwisata. Saya berharap Indonesia Tourism Board benar-benar mampu menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan di ASEAN,” ujar Novita dalam Rapat Panja RUU tentang kepariwisataan Komisi VII DPR RI, Kamis (13/3/2025).

Dia mengungkapkan, tren global pariwisata saat ini semakin berkembang, didorong oleh berbagai motivasi wisatawan.

Berdasarkan data United Nations World Tourism Organization (UNWTO), 62% wisatawan memilih berwisata karena ingin mengeksplorasi alam dan atraksi wisata. Sementara 38% lainnya terdorong oleh motivasi fisik, seperti olahraga dan kesehatan.

Lebih lanjut, Novita menyoroti kesuksesan Malaysia dalam mengembangkan medical tourism, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan internasional datang ke Malaysia.

Dia mempertanyakan mengapa Indonesia belum mengoptimalkan potensi ini, padahal banyak masyarakat yang lebih memilih berobat ke luar negeri.

“Kita semua tahu, 88% wisatawan memilih layanan kesehatan di luar negeri karena lebih memuaskan, 68% karena peralatan medisnya lebih lengkap, dan 66% negara-negara tersebut sudah menyiapkan paket wisata medis yang terintegrasi dengan baik. Indonesia seharusnya bisa melakukan hal yang sama,” tegas legislator perempuan satu-satunya dari Dapil Jawa Timur VII itu.

Novita menekankan bahwa Indonesia Tourism Board harus mampu menangkap peluang ini dan menghadirkan kebijakan strategis yang menghubungkan sektor pariwisata dengan layanan kesehatan serta layanan lainnya yang berkualitas.

“Daya tarik medical tourism ini tidak boleh kita lewatkan. Jika kita bisa mengintegrasikan layanan kesehatan serta layanan lainnya dengan sektor pariwisata, maka Indonesia berpotensi besar menjadi destinasi wisata unggulan di ASEAN,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, Widarto Ajak Gen Z Tak Apatis pada Politik Lewat Film Satir

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Pasuruan Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan ...