Senin
27 April 2026 | 10 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nahdliyin Ikut Menangkan Jokowi-Ma’ruf, PDIP Ucapkan Terima Kasih

pdip-jatim-hasto-said-aqil

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Luhur Al Tsaqafah di Jalan M Kahfi 1, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, (8/10/2019).

Hasto mengucapkan terima kasih atas kontribusi Nahdlatul Ulama (NU) dalam memenangkan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin di Pilpres 2019.

“Kami mengucapkan terima kasih, atas kerja sama kaum Nahdliyin, dalam mendukung Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin,” kata Hasto.

Menurutnya, kunjungan kali ini merupakan upaya untuk menjaga tali silaturahmi dengan para santri, khususnya kalangan Nahdliyin. Dia menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terbangun dengan baik antara kader PDIP dengan santri NU.

“Hari ini kami sowan ke Pondok Pesantren Al Tsaqafah. Sekaligus kami ingin mengucapkan terima kasih atas persaudaraan yang telah dibangun dengan baik,” ujar Hasto.

Hasto membeberkan betapa banyak kader PDIP berprestasi yang juga merupakan anggota NU. Mereka, menurut Hasto, potensi yang turut menguatkan PDIP dalam perjalanan membangun bangsa.

Ketua Umum PBNU yang sekaligus pengasuh Ponpes Luhur Al Tsaqafah, Said Aqil Siradj mengapresiasi silaturahmi PDI Perjuangan sebagai partai yang bersemangat nasionalis. Dia mengatakan, antara Nahdliyin dengan kaum nasionalis telah bersahabat sejak dulu.

Menurutnya, dahulu Presiden RI Pertama, Soekarno selalu meminta masukan dari para kiai NU. Salah satunya adalah KH Wahab Chasbullah yang ditemui Bung Karno pada 1948.

Menurut Said Aqil, saat itu, kondisi negara sedang terancam perpecahan. Dari keduanya, lahirlah istilah halal bihalal yang hingga saat ini masih dijalankan.

“Saat itu terminologi halal bihalal muncul dari Kiai Wahab untuk menjawab permintaan Bung Karno untuk adanya silaturahmi antartokoh,” tutur Said Aqil.

Dia menyebutkan, yang sangat penting adalah NU dan nasionalis sudah ada sejak NKRI berdiri. “Bahwa NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 sudah final. Maka lebih baik kita isi saja kemerdekaan ini dengan amal-amal Islam,” jelasnya.

Selain Hasto, silaturahmi antara PDIP dengan santri Pondok Pesantren Al Tsaqafah ini juga dihadiri Ketua Pencak Silat NU Pagar Nusa Gus Nabiel Haroen, Sekjen Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Nasyrul Falah Amru yang hadir bersama Wasekjen Bamusi Rahmat Sahid. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Tegaskan Komitmen Mengabdi pada Partai dan Rakyat

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada ...
KABAR CABANG

Antisipasi El Nino Godzilla, PDIP Jombang Buka Lahan Sayur Gratis untuk Warga

JOMBANG – Menghadapi ancaman krisis pangan dan lonjakan harga akibat fenomena cuaca ekstrem ‘El Nino Godzilla’, DPC ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Tanam Pohon Kelengkeng di Sepanjang Jalur ke Waduk Prijetan

LAMONGAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Dalam ...
KRONIK

Said Abdullah Ingatkan Kader PDIP Hidupi Pondok Pesantren dan Rawat Anak Yatim

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, mengingatkan seluruh kader Partai untuk mendukung ...
KABAR CABANG

Peringati Hari Kartini, DPC Kabupaten Pasuruan Siap Perkuat Peran Perempuan 

KABUPATEN PASURUAN – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Sabilu Taubah Fun Run Sejalan Prioritas Pembangunan Kesehatan dan Karakter Masyarakat

Rijanto sebut Sabilu Taubah Fun Run sejalan dengan kebijakan pembangunan Blitar yang fokus pada kesehatan dan ...